Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jawa Timur, BMKG: Tinggi Air Bisa Capai 160 Cm

- Publisher

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Jawa Timur pada 24–26 Oktober 2025. Fenomena ini dipicu oleh fase bulan baru yang dapat meningkatkan tinggi muka air laut maksimum.

Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, Ady Hermanto, menjelaskan bahwa beberapa daerah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir utara Jawa Timur, antara lain Gresik, Bawean, Tuban, Lamongan, Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, serta sebagian pesisir Madura.

Baca Juga:  Surabaya Siapkan Voucher Parkir Anti-Palsu Berstandar Peruri

“Pasang maksimum diperkirakan terjadi antara pukul 09.00 hingga 13.00 WIB dengan ketinggian 130–160 sentimeter dari permukaan laut,” ujar Ady saat dikonfirmasi, Jumat (24/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap genangan yang berpotensi mengganggu aktivitas harian.

“Sebaiknya hindari melintasi jalan atau kawasan yang tergenang banjir rob. Air laut bersifat korosif dan bisa merusak benda-benda berbahan logam,” kata Ady.

Baca Juga:  Sistem AI Ini Klaim Mampu Deteksi Depresi dari Jejak Digital

Selain mengganggu lalu lintas, banjir rob juga berpotensi menghambat aktivitas bongkar muat di pelabuhan, serta berdampak pada tambak garam dan perikanan darat.

“Pemilik tambak diimbau meninggikan tanggul agar air tidak meluber dan menimbulkan kerugian,” tambahnya.

BMKG meminta masyarakat untuk memantau informasi terbaru terkait kondisi pasang surut air laut melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di kawasan pesisir.

“Informasi terkini sangat penting agar masyarakat bisa mengantisipasi potensi dampak yang lebih luas,” ujar Ady menegaskan.(BS/za)

Berita Terkait

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB