Cegah Risiko Bangunan Tak Layak, Pemkot Surabaya Lakukan Pendataan Ponpes

- Publisher

Senin, 13 Oktober 2025 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh pondok pesantren (ponpes) di Kota Pahlawan. Langkah ini bertujuan memastikan keamanan dan kelayakan struktur bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal dan belajar para santri.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan pendataan dilakukan secara terpadu, terutama untuk ponpes yang juga menyelenggarakan pendidikan formal mulai dari jenjang SD hingga SMA.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melihat kondisi pondok-pondok di Surabaya secara keseluruhan,” ujar Eri di Surabaya, Senin (13/10/2025).

Menurut Eri, pendataan menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi fisik bangunan pesantren. Meski sebagian besar ponpes bukan lembaga yang didanai pemerintah, Pemkot tetap ingin memastikan lingkungan belajar para santri aman.

“Kalau pondok itu sudah memiliki izin resmi, Pemkot bisa memberikan intervensi dan bantuan terhadap perbaikan struktur bangunan,” jelasnya.

Eri juga menegaskan pentingnya legalitas lembaga pendidikan berbasis pesantren agar Pemkot dapat memberikan dukungan secara optimal. Ia memastikan Pemkot siap membantu proses pengurusan izin bagi ponpes yang belum memilikinya.

Baca Juga:  Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

“Kami siap memfasilitasi pengurusan izin karena itu hal yang sangat penting,” tambahnya.

Selain mendata kelayakan bangunan, Pemkot Surabaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menyiapkan program pelatihan mitigasi bencana bagi pesantren.

Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widianto, mengatakan pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya diberikan kepada sekolah-sekolah formal.

“Sekolah SD dan SMP sudah mendapat pelatihan mitigasi. Tahun ini kami menyasar pesantren,” ujar Irvan.

Baca Juga:  Mulai Besok, Wali Kota Eri Cahyadi Berkantor di Kelurahan

Program pelatihan tersebut akan melibatkan seluruh penghuni ponpes, mulai dari pengurus hingga para santri. Materinya meliputi kesiapsiagaan dan langkah tanggap darurat bila terjadi bencana.

Irvan menambahkan, pihaknya telah mengirim surat kepada seluruh camat di Surabaya untuk melakukan pendataan pesantren di wilayah masing-masing. Setelah data terkumpul, pelatihan akan digelar secara bertahap mulai tahun ini hingga tahun depan.

“Pendataan sedang berjalan, dan pelatihan akan segera kami laksanakan di lingkungan pesantren,” pungkasnya.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB