Pemkot Surabaya Siapkan Pendampingan Psikologis bagi Anak-Anak Korban Ponpes Al Khoziny

- Publisher

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Eri bersama istri melakukan takziah ke rumah korban ponpes ambruk di kawasan Gresik PPI. (Foto: Humas-Ist/BS)

i

Wali Kota Eri bersama istri melakukan takziah ke rumah korban ponpes ambruk di kawasan Gresik PPI. (Foto: Humas-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, mengunjungi empat rumah duka santri asal Surabaya yang menjadi korban meninggal dunia akibat runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Kunjungan duka ini dilakukan pada Kamis (9/10/2025) untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.

Takziah dimulai di rumah Daul Milal di Jalan Sidokapasan 8 Nomor 18, berlanjut ke rumah Reza Syafai Akbar di Jalan Semut Kalimir, kemudian Ahmad Rijalul Haq di Jalan Kebalen Kulon 2/23, dan diakhiri di rumah Agus Ubaidillah di Jalan Gresik Gadukan 194.

Baca Juga:  Wabah PMK Serang 30 Kabupaten/Kota, Pemkot Surabaya Perketat Monitoring Lapangan

Dalam setiap kunjungan, Eri menyampaikan duka mendalam sekaligus rasa hormat terhadap ketegaran keluarga yang ditinggalkan. Ia menilai para orang tua korban menunjukkan ketulusan luar biasa dalam menerima musibah ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keluarga sudah menyampaikan keikhlasan terkait pondok Al Khoziny. Ada orang tua yang kehilangan satu anaknya, sementara kakaknya yang masih kuliah di pondok justru menyatakan ingin kembali menuntut ilmu di sana setelah selesai dibangun,” ujar Eri.

Eri menuturkan, kisah itu menjadi simbol kuatnya semangat para santri dalam menuntut ilmu agama meski di tengah duka mendalam. Ia berharap keikhlasan dan tekad tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat.

Baca Juga:  Pemkot Berikan IMB Gratis ke Rumah Ibadah dan Fasilitas Pendidikan

Selain memberikan dukungan moral, Pemkot Surabaya juga memastikan adanya pendampingan psikologis bagi para korban selamat maupun keluarga yang terdampak. Program ini dijalankan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) serta BPBD Surabaya.

“Kami akan memberikan pendampingan psikologis kepada anak-anak Surabaya yang terdampak agar kondisi mental mereka tetap stabil dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” tegas Eri.

Ia juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menyebarkan informasi terkait tragedi tersebut. Menurutnya, penyebaran foto atau video reruntuhan dapat memicu trauma bagi para korban dan keluarganya.

Baca Juga:  Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata, Warga dari Berbagai Daerah Serbu Surabaya

“Mari kita jaga perasaan anak-anak dan keluarga korban. Saat ini yang paling dibutuhkan adalah dukungan, bukan penyebaran ulang kabar duka,” imbau Eri.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Surabaya bersama BPBD dan DP5A akan menugaskan tim khusus untuk melakukan pendampingan menyeluruh terhadap sekitar 20 korban luka-luka asal Surabaya. Pendampingan mencakup pemulihan psikologis, konseling keluarga, serta dukungan sosial agar para santri dapat kembali bersekolah dan berinteraksi secara normal.

“Kami ingin memastikan mereka tidak hanya pulih secara fisik, tapi juga kuat secara mental,” pungkas Eri.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB