Gempa M 6,5 Guncang Sumenep, Empat Rumah Rusak dan Warga Panik

- Publisher

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi-ist/BS)

i

(Foto: Ilustrasi-ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Gempa bumi bermagnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa (30/9/2025) malam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan di empat kecamatan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan kerusakan ditemukan di Desa-desa di Kecamatan Gayam, Nonggunong, Talango, dan Saronggi. “Dinding rumah roboh dan puing berserakan. Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Baca Juga:  Hujan Petir hingga Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Jawa Timur

Pusat gempa terdeteksi di dasar laut dengan kedalaman 11 kilometer pada koordinat 7,25° LS dan 114,22° BT, sekitar 50 kilometer tenggara Sumenep. Getaran dirasakan dengan intensitas sedang hingga kuat di Madura, Surabaya, Situbondo, Probolinggo, Banyuwangi, Gresik, hingga Mojokerto. Durasi guncangan bervariasi antara 3 hingga 20 detik, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah awal, BNPB berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak dalam radius 350 kilometer dari pusat gempa. Pagi ini, tim gabungan bersama BPBD Sumenep melanjutkan kaji cepat untuk memastikan jumlah kerusakan serta kebutuhan darurat warga.

Baca Juga:  Blitar Digoyang Gempa M 5.0, Terasa Hingga Bali dan Jateng

Meski aktivitas masyarakat mulai berangsur normal, sebagian warga masih memilih bertahan di luar rumah karena khawatir akan gempa susulan. BNPB mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan memeriksa kondisi bangunan yang retak atau rusak ringan untuk mencegah risiko runtuh bila terjadi gempa lanjutan.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB