Awal Ramadan 1447 H Versi Muhammadiyah Jatuh 18 Februari 2026

- Publisher

Sabtu, 27 September 2025 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid resmi menetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026. Keputusan ini diambil setelah kajian astronomi terbaru menggunakan metode hisab hakiki kontemporer dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Penetapan ini sekaligus merevisi versi sebelumnya yang sempat tercantum di kalender Muhammadiyah, yakni 19 Februari 2026. Dengan validasi ulang berbasis data astronomi global dan aplikasi HisabMu, Muhammadiyah menegaskan konsistensinya menghadirkan kepastian waktu ibadah yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan syar’i.

Baca Juga:  Kurir Sabu 10 Kg Modus Teh China Ditangkap di Gresik, Jaringan Antar Pulau Diburu

“Ini bagian dari komitmen Muhammadiyah untuk memberikan kepastian hukum ibadah berbasis sains, transparan, dan konsisten secara global,” demikian keterangan resmi Majelis Tarjih dan Tajdid yang dikutip dari laman resmi PP Muhammadiyah, Sabtu (27/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penentuan awal Ramadan ini mengacu pada dua parameter KHGT sebagaimana dirumuskan dalam Muktamar Internasional Penyatuan Kalender Hijriah di Turki pada 2016.

Parameter Kalender Global 1 (PKG 1): awal bulan ditetapkan jika sebelum pukul 24.00 UTC ada wilayah dunia dengan posisi Bulan minimal 5° dan elongasi 8°.

Baca Juga:  Langgar Izin Tinggal, Dua WN Tiongkok Dideportasi

Parameter Kalender Global 2 (PKG 2): jika PKG 1 tidak terpenuhi, awal bulan ditentukan bila ijtimak terjadi sebelum fajar di Selandia Baru dan hilal memenuhi syarat di benua Amerika setelah pukul 24.00 UTC.

Untuk Ramadan 1447 H, PKG 1 tidak terpenuhi. Namun PKG 2 sah secara astronomis: ijtimak terjadi 17 Februari 2026 pukul 16.06 UTC, sementara visibilitas hilal terpenuhi di Alaska, Amerika Serikat, dengan ketinggian Bulan 5° dan elongasi 8°.

Aplikasi HisabMu—perangkat hisab digital berbasis astronomi yang dikembangkan Muhammadiyah—juga mengonfirmasi bahwa sejumlah wilayah di Alaska memenuhi syarat KHGT. Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Baca Juga:  Kasus Ponpes Al Khoziny Naik ke Penyidikan, Polisi Akan Panggil dan Periksa Saksi

Tak hanya Ramadan, Muhammadiyah juga menetapkan 1 Syawal 1447 H atau Idul Fitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini menggunakan metode dan parameter yang sama, sekaligus memberikan kepastian waktu pelaksanaan hari raya bagi umat.

Keputusan ini menegaskan upaya Muhammadiyah dalam mendukung keseragaman kalender hijriah global yang konsisten, transparan, dan bisa menjadi rujukan bagi masyarakat luas. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB