Patung Ayam Jago di Lidah Wetan Bukan Sekadar Ornamen, Wali Kota Eri: Itu Simbol Perjuangan Cikal Bakal Surabaya!

- Publisher

Jumat, 19 September 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com- Ikon baru yang mencuri perhatian muncul di Lidah Wetan, bukan patung hiu dan buaya yang menjadi ciri khas, kini ada sebuah monumen Ayam Jago yang berdiri gagah. Ikon ini ternyata menyimpan makna mendalam, sebagai simbol perjuangan Raden Sawunggaling, pahlawan legendaris yang menjadi cikal bakal Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa monumen ini didirikan untuk mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda, tentang sejarah luhur kotanya. Dengan adanya monumen ini, diharapkan kisah-kisah legendaris seperti Sawunggaling tidak lagi hanya diceritakan dari mulut ke mulut, melainkan diabadikan dalam bentuk yang nyata, kokoh, dan penuh makna.

Baca Juga:  Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Surabaya Jamin Harga dan Stok Pangan Tetap Terkendali

“Patung itu menunjukkan Surabaya ini tidak bisa lepas dari Sawunggaling. Jadi, Surabaya itu ceritanya berasal dari Joko Bereg,” kata Wali Kota Eri, Jumat (19/9/2025),

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Eri menjelaskan bahwa Joko Bereg merupakan nama lain dari Raden Sawunggaling. Dalam legenda yang diceritakan turun-temurun, Joko Bereg datang ke Surabaya bersama ayam jagonya untuk mencari ayah kandungnya, Adipati Jayengrono.

“Kedatangan Joko Bereg disambut tantangan oleh dua saudara tirinya, Sawungrana dan Sawungsari, yang meragukan statusnya. Joko Bereg kemudian membuktikan identitasnya melalui adu ayam yang dimenangkan oleh ayam jagonya,” jelasnya.

Baca Juga:  Jurus Wali Kota Risma Menghadang Resesi

Wali Kota Eri berharap, kisah dan semangat Sawunggaling yang direpresentasikan oleh patung ini dapat menular kepada seluruh warga Surabaya. “Dengan patung itu, dimunculkan kembali semangat arek Surabaya, semangat Sawunggaling. Diharapkan kita diingatkan untuk melihat perjuangan Sawunggaling, bagaimana beliau babat alas atau membuka lahan Surabaya,” ujar dia.

Lebih dari sekadar mengenang sejarah, patung ini diharapkan menjadi pengingat untuk terus menjaga nilai-nilai persatuan, kekeluargaan, dan keamanan. Di masa lalu, Sawunggaling dikenal sebagai sosok yang berani melawan penjajah Belanda. Ayam jagonya pun menjadi simbol keberanian, keteguhan, dan kemenangan yang selalu menyertai perlawanannya.

Baca Juga:  Senyum Bahagia Warga Penerima Program Dandan Omah di Surabaya

“Semangat kita adalah kembali seperti dulu, seperti saat kita ‘babat alas’ Surabaya. Dijaga persatuannya, dijaga keamanannya, dijaga kekeluargaannya,” tegasnya.

Menurut Wali Kota Eri, patung Ayam Jago ini tidak hanya berfungsi sebagai simbol, tetapi juga menjadi ikon destinasi baru di kawasan Lidah Wetan, yang strategis karena lokasinya tak jauh dari makam Raden Sawunggaling. Keberadaannya seolah menjadi gerbang simbolis yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan menghargai sejarah kota.

“Monumen ini bukan hanya pengingat bagi warga Surabaya, tetapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menelusuri jejak sejarah Kota Pahlawan,” pungkasnya. (Raf)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB