Lebih dari 5.000 Mahasiswa Surabaya Dapat Kesempatan Beasiswa Pemuda Tangguh 2025

- Publisher

Jumat, 12 September 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berfoto bersama dengan para penerima beasiswa Pemuda Tangguh/dok.diskominfo Surabaya

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berfoto bersama dengan para penerima beasiswa Pemuda Tangguh/dok.diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung dunia pendidikan melalui peningkatan kuota Program Beasiswa Pemuda Tangguh 2025. Tahun ini, jumlah penerima beasiswa bertambah menjadi lebih dari 5.908 mahasiswa. Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar 3.500 kuota.

Program Beasiswa Pemuda Tangguh dikhususkan bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Proses pendaftaran sudah dimulai untuk semester ganjil sejak 29 Agustus hingga 11 September 2025. Tercatat ada sekitar 15 PTN yang bekerja sama dengan Pemkot Surabaya untuk pelaksanaan program ini.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam memastikan akses pendidikan lebih merata. Menurutnya, pendidikan tinggi merupakan hak seluruh anak bangsa, bukan hanya bagi mereka yang mampu secara finansial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena itu, Pemkot Surabaya berupaya memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih mudah melalui Beasiswa Pemuda Tangguh. Program ini diharapkan bisa meringankan beban pendidikan pemuda Surabaya, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (11/9/2025).

Baca Juga:  Tak Perlu ke Luar Negeri! Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Melalui beasiswa tersebut, pemkot ingin memastikan keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi hambatan bagi anak muda Surabaya untuk melanjutkan pendidikan. Beasiswa ini tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga menyediakan dukungan menyeluruh bagi kebutuhan perkuliahan mahasiswa.

Ia menjelaskan bahwa penerima beasiswa akan memperoleh bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semester. “Besaran bantuan ini disesuaikan dengan biaya UKT masing-masing PTN. Selanjutnya, uang saku bulanan, dan biaya penunjang perkuliahan,” terangnya.

Para penerima Beasiswa Pemuda Tangguh sedang mengurus dokumen administrasinya/dok.Diskominfo Surabaya
Para penerima Beasiswa Pemuda Tangguh sedang mengurus dokumen administrasinya/dok.Diskominfo Surabaya

Wali Kota Eri pun mengimbau para pemuda untuk tidak melewatkan peluang tersebut. Menurutnya, beasiswa ini merupakan bentuk nyata perhatian pemkot terhadap masa depan generasi muda Surabaya. “Beasiswa ini adalah kesempatan emas. Silakan manfaatkan program ini untuk mewujudkan cita-cita kalian meraih pendidikan tinggi,” pesannya.

Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga sedang mempertimbangkan perluasan program hingga ke perguruan tinggi swasta (PTS). Langkah tersebut diambil sebagai upaya agar semua kalangan tetap mendapat kesempatan menempuh pendidikan, meskipun tidak diterima di PTN.

“Kami sedang mengkaji, kami (akan) lakukan untuk yang ada di perguruan tinggi swasta. Sehingga kami berharap anak-anak Surabaya yang hari ini mengalami kesulitan biaya dan tidak diterima di PTN, bisa kami bantu di PTS,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Ia menambahkan, rencana ini sejalan dengan strategi jangka panjang Pemkot Surabaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemkot ingin menjadikan pendidikan sebagai salah satu pilar penting pembangunan kota. “Perguruan tinggi negeri yang sudah kita tetapkan, kita lanjut melakukan kajian, sehingga nanti tahun 2026 bisa kami lakukan untuk perguruan tinggi swasta,” tegasnya.

Penerima beasiswa untuk PTS nantinya juga akan tetap diprioritaskan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Dengan demikian, bantuan benar-benar tepat sasaran dan menjadi sarana pemerataan akses pendidikan.

Para penerima Beasiswa Pemuda Tangguh sedang mengurus dokumen administrasinya/dok.Diskominfo Surabaya
Para penerima Beasiswa Pemuda Tangguh sedang mengurus dokumen administrasinya/dok.Diskominfo Surabaya

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan bahwa peningkatan kuota Beasiswa Pemuda Tangguh 2025 didorong oleh tingginya animo masyarakat.

“Tahun lalu kuota kita hanya sekitar 3.500 mahasiswa. Untuk tahun 2025 ini pemkot menyediakan kuota lebih dari 5.000 (5.908) mahasiswa. Jumlah ini dibagi untuk dua semester, sehingga sekitar 2.779 mahasiswa akan diterima pada semester ganjil ini,” jelas Hidayat.

Mekanisme pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh kini jauh lebih mudah karena dilakukan secara daring melalui situs resmi besmart.surabaya.go.id. Beberapa persyaratan utama yang wajib dipenuhi calon penerima di antaranya adalah ber-KTP Surabaya, berstatus mahasiswa aktif PTN, belum menikah, serta tidak sedang menerima beasiswa lain baik dari pemerintah maupun pihak swasta.

Baca Juga:  15 Tahun Mangkrak, Pasar Turi Baru Beroperasi di Era Wali Kota Eri Cahyadi

Hidayat menekankan, program ini memang menyasar mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi. Karena itu, dokumen pendukung wajib dilampirkan agar proses penyaluran berlangsung transparan dan tepat sasaran. “Nanti, akan ada proses seleksi ketat untuk memastikan beasiswa ini tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sistem pendaftaran beasiswa kali ini dibuat lebih fleksibel. “Mungkin saja ada calon penerima yang baru mendaftar saat pertengahan semester, tidak sejak awal perkuliahan. Mereka tetap bisa mendaftar,” imbuhnya.

Setelah masa pendaftaran berakhir, seleksi administrasi akan dilakukan pada 12–25 September 2025. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 26 September 2025, sementara proses daftar ulang penerima akan berlangsung 29 September hingga 1 Oktober 2025.

Untuk memudahkan masyarakat, seluruh informasi terkait syarat maupun dokumen dapat diakses di laman besmart.surabaya.go.id. Selain itu, tersedia juga layanan komunikasi melalui WhatsApp di nomor 0821-3287-0798 serta akun Instagram resmi @surabaya.muda dan @disbuporaparsby. (Adv)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun
Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik
Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga
Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA
SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas
Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen
Peringatan HAN 2026, Pemerintah Pusat Apresiasi Komitmen Surabaya Penuhi Hak dan Lindungi Anak

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:30 WIB

Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun

Senin, 21 September 2026 - 13:25 WIB

Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik

Rabu, 9 September 2026 - 19:16 WIB

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:44 WIB

SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB