Dukung Gerakan Pangan Murah, Pupuk Indonesia Tebar 2.574 Paket Beras di Jakarta Barat

- Publisher

Selasa, 9 September 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa/BS)

i

(Foto: Istimewa/BS)

BicaraSurabaya.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) menyalurkan 2.574 paket beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat sekitar kantor pusatnya di Jakarta Barat. Program ini berlangsung pada 8–19 September 2025 sebagai bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar pemerintah.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut. Fahmi, warga Kemanggisan, mengaku terbantu karena bisa mendapatkan beras dengan harga lebih terjangkau. Hal senada disampaikan Burhanudin, seorang pengemudi ojek online, yang mengatakan program ini membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarganya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Segera Gelar Pasar Murah di 322 Titik

Setiap paket beras SPHP berisi kemasan 5 kilogram yang dapat ditebus masyarakat menggunakan voucher dengan harga Rp30.000. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) senilai Rp62.500.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian Pupuk Indonesia Innovation Award (PIIA) 2025. Penyaluran dilakukan secara simbolis oleh Komisaris Utama Pupuk Indonesia Sudaryono bersama Direktur Utama Rahmad Pribadi dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (9/9/2025).

Baca Juga:  Stok Pangan Jelang Ramadan 2025 Aman, Pemkot Siapkan Pasar Murah

“Melalui langkah sederhana ini, Pupuk Indonesia ingin mendukung Gerakan Pangan Murah pemerintah dengan menyediakan beras SPHP yang bisa diakses masyarakat,” ujar Rahmad. Ia menambahkan, program ini tidak hanya soal inovasi, tetapi juga bentuk kepedulian sosial perusahaan.

Penyaluran beras murah tersebut masuk dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Indonesia. Selain masyarakat umum, tenaga outsourcing perusahaan juga menjadi penerima manfaat.

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan distribusi beras SPHP mencapai 1,3 juta ton pada periode Juli–Desember 2025. Dari jumlah itu, sekitar 43.665 ton dialokasikan untuk Gerakan Pangan Murah yang melibatkan berbagai BUMN, kementerian, TNI, Polri, Bulog, Pos Indonesia, ID Food, dan PT Perkebunan Nusantara.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Segera Gelar Pasar Murah di 322 Titik

Rahmad menutup dengan harapan agar program ini bukan sekadar distribusi beras, melainkan simbol kepedulian Pupuk Indonesia untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. (BS/Za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB