Bicarasurabaya.com – Mahasiswa semester 4 Program Studi Ilmu Komunikasi (IKOM) UPN “Veteran” Jawa Timur menyelenggarakan seminar bertema “Kuliah, Konten, dan Algoritma: Strategi Bertahan di Kampus dan Dunia Digital” pada Senin (5/5/2025), bertempat di SMA 17 Agustus 1945 Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bimbingan dosen pendamping, Drs. Saifudin Zuhri, M.Si., dan dihadiri sekitar 60 siswa kelas XI dan XII.
Seminar ini bertujuan untuk memperkenalkan kehidupan kampus sekaligus meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar SMA. Isu-isu yang diangkat sangat relevan dengan dinamika kehidupan generasi muda saat ini, terutama terkait penggunaan media sosial dan tantangan memasuki dunia perkuliahan.
Tujuh mahasiswa tampil sebagai pemateri utama, yakni Randy Ayub Sabuna, Syafira Wuri Pranastiti, Adelia Belva Sari, Jihaan Salsabilla Rizqi Ananda, Tunjung Wulan Nindria Ciptaning, Nabilla Putri Sisilia, dan Nayra Fabiolla Alatas yang juga menjabat sebagai ketua pelaksana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin siswa tidak hanya menjadi pengguna pasif media sosial, tapi juga memahami cara kerja algoritma agar bisa mengelola konten secara lebih bijak dan bahkan produktif,” ujar Nayra.
Seminar ini diawali dengan pengenalan kehidupan kampus dan gambaran umum tentang Program Studi Ilmu Komunikasi. Materi utama terbagi dalam beberapa sesi, mulai dari pengenalan algoritma media sosial, cara kerja dan dampaknya, hingga tips agar algoritma bisa dimanfaatkan secara positif untuk pengembangan diri dan peluang digital.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan melibatkan peserta melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Untuk menjaga semangat dan keterlibatan siswa, kegiatan juga dilengkapi dengan ice breaking yang membuat suasana lebih santai namun tetap edukatif.
“Melalui kegiatan ini, kami juga belajar bagaimana menyampaikan materi secara komunikatif kepada audiens yang lebih muda, serta membangun kepercayaan diri dalam berbicara di depan publik,” tambah Nayra.
Dosen pendamping, Drs. Saifudin Zuhri, M.Si., mengapresiasi antusiasme siswa serta semangat mahasiswa dalam mengorganisir dan menyampaikan materi secara mandiri.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembelajaran di luar kelas yang tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa, tetapi juga berdampak positif bagi siswa SMA sebagai audiens,” ujarnya.
Ia berharap seminar semacam ini dapat terus dilanjutkan dan menjadi sarana pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran digital yang sehat di kalangan remaja.
Seminar “Kuliah, Konten, dan Algoritma” diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi siswa SMA dalam mempersiapkan diri menghadapi era digital yang serba cepat serta membuka wawasan mereka tentang dunia kampus yang dinamis dan penuh tantangan. (Penulis: Saifudin Zuhri/BS01)






