Wali Kota Eri Cahyadi Raih Penghargaan Prestisius dari MarkPlus Institute

- Publisher

Jumat, 23 Agustus 2024 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Eri saat menerima penghargaan prestisius/Dok. Diskominfo Surabaya

i

Wali Kota Eri saat menerima penghargaan prestisius/Dok. Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendapatkan penghargaan prestisius dari MarkPlus Institute, di The Westin Surabaya, Kamis (22/8/2024). Penghargaan tersebut merupakan penghargaan tertinggi, berupa Creativity Innovation Entrepreneur Leadership (CI-EL) Medal of Distinction 2024.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Founder and Chair of MCorp, Hermawan Kartajaya, dalam gelaran  Indonesia Marketing Festival (IMF) 2024.

MarkPlus Institute menilai bahwa Wali Kota Eri sukses dalam mempromosikan keunggulan wisata heritage di Kota Pahlawan. Di antaranya adalah berhasil menghidupkan kawasan wisata Kota Lama Surabaya, dan memulihkan perekonomian di sepanjang Jalan Tunjungan Kota Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan diraihnya CI-EL Medal of Distinction 2024, Wali Kota Eri menjadi tokoh ketiga yang berhasil mendapatkan penghargaan tersebut. Dimana penghargaan pertama diberikan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit, kedua Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, dan ketiga Wali Kota Eri.

“Alhamdulilah ini di luar dugaan saya, MarkPlus memberikan untuk pribadi. Baru untuk tiga orang, pertama untuk Pak Kapolri, kedua Gubernur Sulawesi Utara, dan ketiga adalah saya. Tadi saya sempat kaget juga, disampaikan beliau (Hermawan Kartajaya), apa yang kita kerjakan mendapat sorotan dan perhatian,” kata Wali Kota Eri.

Bagi Wali Kota Eri, penghargaan CI-EL Medal of Distinction 2024 menjadi motivasi bagi Pemkot Surabaya. Ia juga bersyukur dan bangga atas capaian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Sebab, menurutnya, MarkPlus Institute memberikan perhatian dalam berbagai upaya pemulihan ekonomi, pelayanan publik, hingga pengentasan kemiskinan, dan pengangguran di Kota Pahlawan.

Baca Juga:  Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga
Wali Kota Eri saat menerima penghargaan prestisius/Dok. Diskominfo Surabaya
Wali Kota Eri saat menerima penghargaan prestisius/Dok. Diskominfo Surabaya

Ia melanjutkan bahwa ilmu dalam bidang marketing yang dipelajarinya turut menggerakan pelayanan publik di Pemkot Surabaya. Wali Kota Eri pun tiada henti-hentinya meminta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Surabaya untuk keluar dari zona nyaman, sehingga bisa melahirkan beragam ide yang luar biasa.

“Saya sampaikan kita harus out of the box dengan menggunakan ilmu marketing. Dan ternyata semuanya berhasil dicapai dengan ilmu marketing yang luar biasa. Stunting turun, dan kemiskinan turun. Maka kita harus selalu kreatif dan inovatif, serta memiliki jiwa entrepreneur dan leadership. Terima kasih, ini menambahkan semangat Pemkot Surabaya untuk masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga berhasil memboyong 5 penghargaan lainnya sekaligus, dalam kategori Government Techno Marketing  Award 2024 Jawa Timur dari MarkPlus Institute. Pengarahan untuk kelima pelayanan publik berbasis digital itu, di antaranya aplikasi Padat Karya, Sayang Warga, Wargaku, SSW (Surabaya Single Window) Alfa, dan Command Center 112.

Baca Juga:  Surabaya Perkuat Program Wajib Belajar 13 Tahun, PAUD Jadi Fondasi Karakter Anak

Keberhasilan lain yang diraih Pemkot Surabaya adalah mampu menekan angka prevalensi stunting di Kota Pahlawan, sehingga  mengalami penurunan yang signifikan. Dari 28,9 persen atau sebanyak 6.722 balita yang terindikasi mengalami stunting pada tahun 2021, menjadi hanya 4,8 persen atau 923 balita pada tahun 2022.

Penurunan ini menjadikan Surabaya sebagai kota dengan prevalensi stunting terendah di Indonesia pada tahun tersebut. Bahkan, pada akhir April 2024, angka kasus stunting di Surabaya terus menurun menjadi 1,6 persen kasus.

“Ada lima aplikasi, salah satu contoh adalah kesehatan, bagaimana program tersebut disampaikan kepada masyarakat, lalu bisa terupdate kembali. Maka perlu inovasi  digitalisasi,” jelasnya.

Wali Kota Eri saat menerima penghargaan prestisius/Dok. Diskominfo Surabaya
Wali Kota Eri saat menerima penghargaan prestisius/Dok. Diskominfo Surabaya

Sementara itu, Founder and Chair of MCorp, Hermawan Kartajaya menyampaikan alasan utamanya memberikan penghargaan tertinggi, berupa CI-EL Medal of Distinction 2024 kepada Wali Kota Eri. Ia menilai bahwa Wali Kota Eri memiliki kemampuan dalam bidang Creativity, Innovation, Entrepreneur, dan  Leadership.

Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Wali Kota Eri dalam menghidupkan dan mengembangkan kawasan Kota Lama Surabaya. Tak hanya itu saja, di sepanjang Jalan Tunjungan Surabaya pun kembali hidup dan terlihat banyak upaya pemulihan ekonomi di kawasan tersebut.

“Melalui Creativity dan Innovation, saya melihat Kota Lama bersih dan hidup, wisata heritage yang kemudian terintegrasi dengan Jalan Tunjungan. Cafe di Tunjungan buka semua,” kata Hermawan Kartajaya.

Baca Juga:  Menjadi Catatan Sejarah, Pembukaan Piala Dunia U-17 Berlangsung di Surabaya

Hermawan Kartajaya pun teringat dengan Ibu Kota Ceko, yakni Kota Praha. Ia pun berniat membantu Pemkot Surabaya untuk menjalin komunikasi lebih dekat dengan Pemerintahan Republik Ceko.

Menurutnya, Kota Praha memiliki kemiripan dengan Kota Surabaya. Dimana setiap hari, turis-turis yang datang ke Praha selalu mengunjungi kawasan Kota Lama di kota tersebut. Sebab, sebagian besar di Praha memiliki bangunan bersejarah yang hampir sama dengan Kota Lama Surabaya.

“Bagaimana kita membuat orang di Surabaya itu cukup jalan kaki. Contoh dari Kota Lama sampai ke Tunjungan, karena ramai terus. Sebagai perwakilan Ceko, saya ingin mendekatkan Praha dengan Surabaya,” ungkapnya.

Sedangkan dalam segi Entrepreneur dan Leadership, Wali Kota Eri dinilai memiliki keberanian untuk melakukan upaya pemulihan ekonomi. Salah satunya dengan banyaknya gerai kuliner di sepanjang Jalan Tunjungan. Kini, kawasan tersebut semakin ramai dan semarak.

“Wali Kota Eri menjadi orang ketiga, setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit, dan Olly Dondokambey. Dengan kemampuan Creativity, Innovation, Entrepreneur, dan  Leadership, Wali Kota Eri pantas menerima CI-EL Medal of Distinction 2024 dari MarkPlus Institute,” pungkas Hermawan Kartajaya. (ADV)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun
Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik
Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga
Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA
SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas
Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen
Peringatan HAN 2026, Pemerintah Pusat Apresiasi Komitmen Surabaya Penuhi Hak dan Lindungi Anak
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:30 WIB

Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun

Senin, 21 September 2026 - 13:25 WIB

Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik

Rabu, 9 September 2026 - 19:16 WIB

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:44 WIB

SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB