Wali Kota Eri Cahyadi Terima Penghargaan Tertinggi Bintang LVRI dari Legiun Veteran Republik Indonesia

- Publisher

Selasa, 6 Agustus 2024 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menerima penghargaan tertinggi dari legiun veteran/Dok. Diskominfo Surabaya

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menerima penghargaan tertinggi dari legiun veteran/Dok. Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima penghargaan tertinggi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) berupa Bintang LVRI. Penghargaan itu diberikan karena komitmen luar biasa Eri Cahyadi terhadap para veteran yang telah mengorbankan waktu, energi, dan kehidupan mereka demi melindungi Tanah Air.

Penghargaan tersebut disematkan kepada Eri Cahyadi secara langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat LVRI, Laksamana Madya TNI Purnawirawan, Djoko Sumaryono di lantai 2 Balai Kota, Selasa, 6 Agustus 2024.

Penyerahan penghargaan Bintang LVRI itu disaksikan oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Brigjen TNI Marinir Joni Sulistiawan, Ketua DPD LVRI Provinsi Jawa Timur, Brigadir Jenderal (Brigjen) Purnawirawan Ismadi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, serta jajaran LVRI di Kota Surabaya.

Eri Cahyadi mendapatkan penghargaan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK)-86/MBLV/XII/12/2023 tentang Penetapan Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Legiun Veteran RI. Laksamana Madya TNI (Purn) Djoko Sumaryono mengatakan, penghargaan Bintang LVRI diberikan karena kontribusi luar biasa Eri Cahyadi kepada para veteran. Eri Cahyadi berjasa dalam perkembangan dan kemajuan Veteran di Kota Surabaya.

“Penghargaan LVRI ada tingkatannya, ada yang mulai dari tingkatan biasa bentuk selembar piagam, ada Satya Lencana, dan ada Bintang LVRI. Nah, ini (Bintang LVRI) yang tertinggi, karena Pak Eri ini kontribusinya besar sekali,” kata Djoko.

Baca Juga:  15 Tahun Mangkrak, Pasar Turi Baru Beroperasi di Era Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sambutan dalam penganugerahan Bintang LVRI/Dok. Diskominfo Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sambutan dalam penganugerahan Bintang LVRI/Dok. Diskominfo Surabaya

Menghargai veteran, kata Djoko, merupakan bentuk apresiasi terhadap mereka yang telah mengorbankan waktu, energi, dan kehidupan untuk bangsa dan negara. Penghormatan terhadap veteran berarti mengakui pengorbanan besar yang telah mereka lakukan.

Di samping itu,Eri Cahyadi mengucapkan rasa syukur dan terima kasih. Penghargaan ini akan menjadi penambah semangat dalam menjalankan roda pemerintahan di Kota Surabaya. “Matur nuwun. Anda semua adalah panutan saya, orang tua saya, dan penyemangat saya dalam membangun Kota Surabaya,” ucap Eri Cahyadi.

Wali Kota Eri berjanji, dirinya bersama jajarannya di Pemkot Surabaya akan meneruskan perjuangan para pahlawan dan veteran untuk membangun Kota Surabaya semakin baik.

Baca Juga:  Sepekan, Surabaya Raih Penghargaan Lingkungan Tingkat Nasional dan ASEAN
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berfoto bersama dengan legiun veteran seusai menerima penghargaan LVRI/Dok. Diskominfo Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berfoto bersama dengan legiun veteran seusai menerima penghargaan LVRI/Dok. Diskominfo Surabaya

Selama ini, pemkot telah berkontribusi untuk para jajaran veteran di Kota Surabaya. Mulai dari pemberian bantuan pembebasan Pajak Bumi Bangunan (PBB) bagi veteran kemerdekaan dan memberikan pengurangan PBB sebesar 75 persen bagi veteran non-kemerdekaan, menggratiskan air PDAM, hingga bantuan kematian berupa ambulan, pemakaman, dan santunan ketika ada veteran meninggal dunia.

Para veteran, kata Eri Cahyadi, telah memberi inspirasi bagi Pemkot Surabaya untuk mengembangkan berbagai program. “Dari beliau-beliau ini, kita bisa mengembangkan Sekolah Kebangsaan SD-SMP,” pungkasnya. (ADV)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun
Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik
Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga
Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA
SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas
Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen
Peringatan HAN 2026, Pemerintah Pusat Apresiasi Komitmen Surabaya Penuhi Hak dan Lindungi Anak
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:30 WIB

Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun

Senin, 21 September 2026 - 13:25 WIB

Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik

Rabu, 9 September 2026 - 19:16 WIB

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:44 WIB

SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB