Kapolri Jenderal Listyo Sigit Tegaskan Polri Harus Kuat Menjaga Stabilitas Kamtibmas

- Publisher

Selasa, 22 Maret 2022 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bicarasurabaya.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan masing-masing satuan kerja (satker) selalu bekerja secara beriringan dan bersinergi. Hal ini agar Polri menjadi lebih baik.

Hal itu disampaikan Listyo Sigit saat membuka rapat kerja teknis (rakernis) gabungan beberapa (satker) di Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/3). Menurut Listyo Sigit,  ibarat organ tubuh, di Polri ini ada berbagai macam unsur yang sudah diatur yang mana organ tersebut memiliki fungsi berbeda-beda.

“Seluruh organ tubuh ini bisa bekerja dengan baik, apakah itu organ vital, pancaindera, alat gerak sehingga tubuh kita yang bernama organisasi Polri ini betul-betul bisa berjalan dengan baik dan kuat,” kata Sigit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diterangkannya, dengan kondisi tubuh yang prima dan sehat, Polri bisa menghadapi berbagai ancaman dan tantangan. Namun itu sangat dibutuhkan untuk mewujudkan organisasi Polri yang presisi dan sesuai dengan harapan masyarakat.

Dalam pernyataannya itu, Listyo Sigit juga memberikan penekanan pentingnya Polri harus kuat menjaga stabilitas kamtibmas. Ditegaskannya, itu menjadi salah satu kunci utama agar seluruh kebijakan nasional dan harapan masyarakat terhadap Polri bisa diwujudkan.

“Ini menjadi bagian yang kita semua harus memahami dan saling bersinergi, menjaga kekuatan, kesehatan, sehingga warna dan persepsinya menjadi satu,” terangnya.

Baca Juga:  Datang ke Pabrik, Kapolri Inginkan Tidak Ada Kelangkaan Minyak Goreng

Di sisi lain, Listyo Sigit mengingatkan agar jajarannya tidak pernah lepas dan senantiasa mengikuti perkembangan lingkungan strategis. Dampak situasi global saat ini, menurutnya, sangat luar biasa dan menimbulkan ketidakpastian.

Divontohkannya afalah bagaimana pandemi Covid-19 berdampak ke seluruh negara di dunia, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan. Selain itu juga ada invasi Rusia ke Ukraina yang menimbulkan dampak bagi Indonesia.

Fenomena itu, ujar Sigit, harus dikelola dengan sebaik mungkin. Jika tidak, akan menimbulkan gangguan kamtibmas.

Listyo Sigit salah satunya menyatakan bahwa sebentar lagi bakal memasuki bulan Ramadan. Hal yang perlu diwaspadai, pesan Listyo Sigit, adalah kenaikan beberapa harga bahan pokok.

“Ini menjadi ancaman apabila tak bisa diatasi,” tutur Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga bicara soal perkembangan teknologi saat ini di mana semua informasi yang ada, baik di dalam maupun luar negeri akan berdampak. Hal ini, menurutnya, harus diikuti perkembangannya agar mengetahui langkah yang dilakukan jika terjadi sesuatu.

Tidak hanya itu, Sigit pun meminta jajarannya mengetahui kerja makro dan mikro di lapangan. Kerja makro adalah hal besar dilaksanakan negara dan kerja mikro adalah hal-hal menjadi tugas pokok Polri.

Baca Juga:  Cek Ketersediaan Minyak Goreng, Kapolri Sidak ke Pasar Minggu

Indonesia, lanjut Sigit, saat ini sedang berusaha terus menjaga pertumbuhan ekonomi berada di atas lima persen. Pemerintah telah memberikan kelonggaran terhadap defisit negara dan mau tak mau hal itu harus dikembalikan dengan menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen.

“Refocusing membuat APBN kita menjadi kurang maksimal. Beban APBN menjadi berat dan mau tak mau pemerintah melakukan langkah dengan membesarkan sektor investasi. sektor investasi di angka 85 persen dan saat ini sedang dikawal dan bagaimana Indonesia menjadi tuan rumah G20 dan tentunya ini bagian upaya kita yang 85 persen bisa dilaksanakan maksimal,” papar Sigit.

Lebih lanjut, Sigit pun mengatakan saat ini Indonesia tengah membangun fondasi menjadi negara maju. Salah satunya dengan mengubah kebijakan dari negara konsumen menjadi produsen. Mengubah kebijakan yang tadinya melepas ekspor material mentah, saat ini disetop dalam rangka membuka hilirisasi di dalam negeri.

Hal itu dilakukan agar Indonesia mampu mengelola sumber daya alam yang dimiliki dan bisa melompat serta tak tergantung dengan negara lain.

Baca Juga:  Kapolri Kukuhkan Tim Koordinasi Interpol Indonesia 2020

“Transformasi yang ada di satu sisi suatu lompatan jika kita bisa melakukan, namun di sisi lain ini berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Menjaga fondasi ini bisa kita bangun dengan sinergitas,” jelas Sigit.

Terkait transformasi digital, Sigit mengingatkan ini akan menjadi tantangan sendiri bagi Polri.

Di sisi lain, ini menjadi hal yang memudahkan, khususnya dalam hal memprediksi sebagaimana keinginan menjadikan pemolisian prediktif dengan mengelola data yang ada dan mendapatkan rekomendasi dalam mengambil keputusan.

Dengan semua hal itu, Kapolri berharap jajarannya tidak menjadikan Polri presisi hanya sebagai program kerja. Namun, juga bisa menjadi lompatan perubahan untuk kembali ke esensi sejarah Kepolisian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia berharap, selain tugas dan kebijakan pemerintah, ia ingin mengukir sejarah Polri. “Kita sudah buat road map menuju Polri yang presisi. Tentu harapan saya ini bukan hanya program kerja, tapi lompatan perubahan untuk kembali ke esensi sejarah kepolisian yang tentunya ini betul-betul dirasakan masyarakat. Polri yang mampu menjadi garda terdepan menjaga negara, Polri yang bisa diandalkan, profesional, dekat dan dicintai masyarakatnya,” jabarnya. (RF)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB