MPLS Surabaya 2026 Fokus Karakter, Antinarkoba dan Keamanan Digital

- Publisher

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MPLS Surabaya Tanpa Perploncoan, Siswa Dibekali Literasi Digital. (Foto: dok Diskominfo)

i

MPLS Surabaya Tanpa Perploncoan, Siswa Dibekali Literasi Digital. (Foto: dok Diskominfo)

Bicarasurabaya.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Surabaya mulai digelar pada 13 Juli 2026. Tak sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan tahun ini juga diisi pembekalan literasi digital, edukasi antinarkoba, pencegahan kejahatan siber, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa baru.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Febrina Kusumawati, memastikan seluruh sekolah negeri maupun swasta telah mendapat sosialisasi pelaksanaan MPLS sesuai ketentuan Permendikdasmen. Seluruh rangkaian kegiatan juga dipastikan ramah anak dan bebas dari praktik perpeloncoan.

“MPLS harus menjadi ruang belajar yang menyenangkan. Tidak ada lagi kegiatan yang membebani siswa. Kami ingin anak-anak mengenal sekolah sebagai rumah kedua,” kata Febrina, Sabtu (11/7/2026).

Selama sepekan, siswa baru akan diperkenalkan dengan budaya sekolah, sistem pembelajaran, program unggulan, tenaga pendidik, hingga berbagai fasilitas sekolah. Pengenalan ini diharapkan membantu siswa beradaptasi sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah.

Tak hanya itu, Dispendik juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian, kepolisian siber, dan sejumlah instansi terkait untuk memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, penggunaan gawai secara bijak, serta ancaman kejahatan di ruang digital.

Materi tersebut mencakup cara mengenali konten berbahaya, ajakan negatif di media sosial, hingga berbagai modus penipuan digital yang kini kerap menyasar anak-anak.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Naik Rp10 Ribu, Tembus Rp2,75 Juta per Gram

Dispendik juga menilai pendidikan karakter tidak cukup dilakukan di sekolah. Peran orang tua dinilai menjadi faktor penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak, terutama dalam penggunaan gawai dan media sosial.

Karena itu, orang tua didorong membangun komunikasi yang lebih intens dengan anak, seperti rutin berdialog mengenai aktivitas di sekolah dan memperhatikan perubahan perilaku yang muncul.

Menurut Febrina, komunikasi antara keluarga dan sekolah menjadi langkah penting untuk mendeteksi lebih dini apabila terjadi perubahan perilaku, seperti anak menjadi lebih tertutup, mudah membantah, atau menunjukkan kebiasaan yang tidak biasa.

Baca Juga:  600 Nakes Dikerahkan ke Aceh dan Sumatra Pascabencana

“Jika ditemukan perubahan perilaku, informasi dari rumah dan sekolah bisa dicocokkan sehingga penyebabnya dapat diketahui lebih awal. Bila diperlukan, sekolah juga akan menghadirkan psikolog atau pendamping profesional,” ujarnya.

Selain pembentukan karakter melalui pendidikan agama dan literasi digital, rangkaian MPLS tahun ini juga dilengkapi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hasil kolaborasi Dispendik bersama Dinas Kesehatan Surabaya.

Program tersebut diharapkan memastikan siswa baru memulai tahun ajaran dalam kondisi sehat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB