Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi

- Publisher

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Humas Pemprov Jatim

i

Foto: Humas Pemprov Jatim

Bicarasurabaya.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau hasil revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi di Jalan Susuit Tubun, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (10/7/2026). Kunjungan kerja ini dilakukan untuk melihat kesiapan pasar yang akan menjadi pusat perdagangan baru sekaligus mendukung penguatan ekonomi kerakyatan di Banyuwangi.

Dalam peninjauan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Rombongan meninjau sejumlah area pasar, mulai dari zona pangan basah, pangan kering, nonpangan hingga area kuliner.

Baca Juga:  Sesak Napas, Seorang Jamaah Haji Asal Pasuruan Meninggal di Madinah
Wapres Gibran meninjau bangunan gedung pasar di Banyuwangi yang dibangun oleh Pemerintah Pusat. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Pasar Induk Banyuwangi berdiri di atas lahan seluas 10.600 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 15.873 meter persegi. Pasar dua lantai ini memiliki kapasitas 798 unit yang terdiri atas 397 kios, 356 los, dan 45 kios existing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Khofifah menjelaskan revitalisasi dilakukan tanpa menghilangkan karakter bangunan lama yang memiliki nilai historis. Penataan difokuskan pada peningkatan kenyamanan, kebersihan, dan pengelompokan area dagang agar aktivitas jual beli lebih tertib.

Baca Juga:  PDIP Siapkan Bursa Pilgub Jatim 2029, Ada Risma hingga Eri Cahyadi

“Konsepnya sangat bagus. Pasarnya bersih dan rapi sehingga nyaman bagi penjual maupun pembeli. Saya rasa layak menjadi rujukan nasional,” kata Khofifah.

Selain menjadi pusat perdagangan, kawasan Pasar Induk Banyuwangi juga disiapkan sebagai destinasi wisata kuliner yang diharapkan dapat beroperasi hingga 24 jam dengan menyajikan kuliner khas Banyuwangi.

Khofifah berharap pasar segera diresmikan agar dapat dimanfaatkan pedagang dan masyarakat. Menurutnya, beroperasinya kembali pasar tersebut diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di Banyuwangi.

Baca Juga:  Wisman ke Jatim Turun 26,7 Persen Meski Banyak Even Internasional Digelar

Harapan serupa disampaikan Eva Alfiyanti (43), salah seorang pedagang yang saat ini masih berjualan di lokasi penampungan sementara selama proses revitalisasi berlangsung.

“Perbedaannya jauh sekali. Kami tinggal menunggu kapan bisa kembali berjualan di pasar. Mudah-mudahan ekonomi bisa kembali seperti semula,” ujar Eva.

Rampungnya revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi diharapkan menjadi penggerak baru aktivitas perdagangan sekaligus memperkuat peran pasar rakyat sebagai pusat ekonomi masyarakat.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB