Hampir 150 Ribu KK di Surabaya Masih Nonaktif, Akses Layanan Terhenti

- Publisher

Senin, 20 April 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Copyright:IKP

i

Copyright:IKP

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih menonaktifkan sementara 147.545 kartu keluarga (KK) yang tidak terverifikasi dalam pendataan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Akibatnya, warga terdampak belum bisa mengakses berbagai layanan publik dan program bantuan pemerintah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya, Eddy Christijanto, menyebutkan jumlah tersebut merupakan pembaruan data per 17 April 2026. Sebelumnya, per 31 Maret 2026, total KK nonaktif tercatat sebanyak 148.537.

Sejak diumumkan ke publik awal April, sebanyak 992 KK tambahan telah melakukan klarifikasi. “Setelah warga mengonfirmasi keberadaannya, status nonaktif akan otomatis dibuka,” kata Eddy dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).

Jika ditarik sejak rilis awal pada Februari 2026, jumlah KK nonaktif mencapai 181.867. Hingga pertengahan April, sebanyak 34.322 KK telah terverifikasi kembali. Artinya, terjadi penyusutan data lebih dari 34 ribu KK dalam kurun hampir dua bulan.

Meski demikian, ratusan ribu data lainnya masih belum tervalidasi. Pemkot pun terus membuka kesempatan bagi warga untuk melakukan klarifikasi, baik secara daring maupun melalui kantor kelurahan sesuai alamat domisili.

Baca Juga:  45 Tiang Kabel FO Tanpa Izin di Surabaya Dibongkar

Mantan Kadispendukcapil ini menjelaskan, pembaruan data dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Data periode April hingga Juni, misalnya, akan diperbarui pada Juli 2026.

Selama status nonaktif berlaku, warga tidak dapat mengakses sejumlah layanan, mulai dari administrasi kependudukan, pendaftaran beasiswa, hingga pengajuan perizinan usaha. “Pengajuan bantuan tidak dapat diproses jika data masih nonaktif,” tegasnya.

Pemkot juga menyediakan layanan pengecekan status NIK secara online melalui laman resmi. Warga diimbau memastikan status datanya sebelum melakukan klarifikasi.

Baca Juga:  Pakal Surabaya Disiapkan Jadi Koridor Logistik, TPA Benowo Bakal Dipindah?

Menurut Eddy, mayoritas KK yang dinonaktifkan tidak ditemukan di alamat saat proses pendataan berlangsung. Sebagian diketahui telah berpindah ke luar kecamatan, luar kota, bahkan luar negeri.

Karena itu, Pemkot meminta warga segera melakukan konfirmasi agar data kependudukan kembali aktif dan layanan publik dapat diakses. (BS/za) 

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB