Damkar Imbau Warga Cek Listrik dan Gas Sebelum Mudik

- Publisher

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Jelang libur Lebaran 2026, ribuan warga Surabaya diperkirakan mudik ke kampung halaman. Di tengah meningkatnya mobilitas itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengingatkan warga untuk memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.

Kepala DPKP Surabaya, Laksita Rini Sevriani, memastikan seluruh personel Damkar tetap bersiaga selama masa libur Lebaran. Layanan pemadam kebakaran tetap beroperasi normal untuk mengantisipasi berbagai potensi kedaruratan.

“Petugas Damkar tetap siaga seperti biasa selama libur Lebaran. Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat bisa menghubungi layanan 112 dan petugas akan langsung menuju lokasi,” kata Rini, Sabtu (14/3/2026).

Rini menegaskan, salah satu langkah penting sebelum mudik adalah memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. Perangkat elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut dari sumber listrik.

Menurutnya, lampu yang tetap dinyalakan cukup lampu teras. Warga juga disarankan menggunakan lampu otomatis yang menyala saat malam hari untuk menjaga keamanan rumah yang kosong.

Selain listrik, warga diminta memastikan instalasi gas aman sebelum berangkat mudik. Tabung LPG sebaiknya dilepas untuk mencegah kebocoran gas yang dapat memicu kebakaran. Hal yang sama berlaku untuk jaringan gas rumah tangga yang sebaiknya dimatikan sementara.

Baca Juga:  RSUD Dr Soetomo Tangani 9 Korban Petasan, 1 Tewas

Rini menyebut, dari evaluasi beberapa tahun terakhir, kebakaran saat musim mudik kerap terjadi akibat kelalaian penghuni rumah.

“Banyak kasus terjadi karena listrik tidak dimatikan atau tabung LPG masih terpasang saat rumah ditinggal. Dalam kondisi rumah kosong, gangguan seperti tikus juga bisa merusak instalasi listrik,” ujarnya.

Selain kebakaran, Damkar Surabaya juga tetap siap menangani berbagai kondisi darurat lainnya, termasuk evakuasi dan penyelamatan warga.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta tidak bermain petasan secara sembarangan, terutama anak-anak. Selain berbahaya, petasan dapat memicu kebakaran jika digunakan tanpa pengawasan.

Baca Juga:  33 Ribu Siswa Ikut TKA SMP di Surabaya, Hari Pertama Kondusif

“Petasan yang dilempar sembarangan berbahaya karena arah jatuhnya tidak bisa diprediksi. Kembang api juga harus digunakan dengan hati-hati,” pungkas Rini.

Dengan memastikan instalasi listrik dan gas aman sebelum mudik, warga diharapkan bisa meninggalkan rumah dengan tenang dan merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa rasa khawatir. (BS/za) 

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB