The Power of Kampung Pancasila, RW IV Ngagel Rejo Surabaya Kelola Dana Sosial Puluhan Juta Mandiri

- Publisher

Senin, 23 Februari 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Pancasila RW IV Ngagel Rejo/dok.bicarasurabaya.com

i

Kampung Pancasila RW IV Ngagel Rejo/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Kampung Pancasila di RW IV Ngagel Mulyo, Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, diproyeksikan menjadi model percontohan (prototype) bagi wilayah lain di Kota Pahlawan. Penetapan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat meninjau langsung kawasan itu pada Minggu (22/2/2026) sore.

RW IV Ngagel Rejo dinilai berhasil mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila secara konkret melalui pengelolaan sampah mandiri, penerapan Sistem Keamanan Terpadu (SISKAMDU), serta pengumpulan donasi sosial antarwarga yang mencapai puluhan juta rupiah.

Dalam kunjungannya, Wali Kota Eri Cahyadi mengapresiasi kohesi sosial yang terbangun di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa esensi Kampung Pancasila terletak pada kepedulian sosial, dimana warga yang mampu membantu warga yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, Kampung Pancasila ini luar biasa. Di sini sudah jalan terkait pilah sampah, terkait orang yang (mampu) membantu orang yang tidak mampu. Tapi memang belum semuanya bergerak bersama,” ujar Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri juga menekankan bahwa kebersihan lingkungan merupakan bagian dari iman yang harus dimulai dari kesadaran memilah sampah di setiap rumah. Atas capaian tersebut, ia menjadikan RW IV Ngagel Rejo sebagai rujukan bagi Kampung Pancasila lainnya di Surabaya.

Baca Juga:  BPBD Surabaya Bertransformasi Menuju Pusat Layanan Kedaruratan Kota Masa Depan

“Saya matur nuwun sanget (terima kasih banyak). Ini saya buat jadi prototype, jadi contoh untuk ke depannya, untuk Kampung Pancasila yang lainnya yang belum ada,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua RW IV Ngagel Rejo, Endang Purwaningtyas, dalam laporannya menyampaikan, sejak 2024 hingga Februari 2026, total donasi warga yang terkumpul mencapai Rp90.331.000. Dari jumlah tersebut, Rp88.686.500 telah disalurkan untuk berbagai kebutuhan sosial, dengan saldo tersisa Rp1.644.500.

“Dari tahun 2024 sampai hari ini, kami mendapatkan donasi dari warga Rp90.331.000. Lalu kami donasikan Rp88.686.500. Jadi kami ada saldo Rp1.644.500,” ujar Endang.

Endang memaparkan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk bantuan warga. Mulai dari bantuan sembako, pembelian kursi roda bagi lansia, serta dukungan rutin bulanan kepada Bangga Surabaya Peduli (BSP) sebesar Rp1.200.000.

“Mungkin ini jadi bagian kecil. Tapi walaupun kecil, tapi kami selalu menginspirasi warga bahwa kita itu harus bermanfaat dan ikut serta dalam pembangunan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Kampung Pancasila Jadi Cara Surabaya Hidupkan Nilai Pancasila

Selain program donasi antar-warga, Kampung Pancasila RW IV juga memiliki sistem santunan kematian bertajuk “Sinoman” yang diikuti 741 Kepala Keluarga (KK). Setiap warga memberikan iuran sukarela Rp2.000 setiap ada warga yang meninggal dunia.

“Kita berikan pada yang meninggal Rp1 juta. Untuk jasa mensucikan jenazah Rp50.000 dan jasa pemakaman Rp50.000. Jadi sampai November 2025, kami punya saldo Rp50.038.300, dan mohon doanya Bapak Wali Kota ke depan kami juga ingin punya ambulance,” katanya.

Kemandirian ekonomi warga turut diperkuat melalui Bank Sampah “Guyub Sayekti” di RT 18 RW IV Ngagel Rejo. Hasil penjualan sampah kering sebanyak 3 hingga 3,5 ton per bulan digunakan untuk pengadaan delapan titik CCTV, pembangunan sarana prasarana, hingga bantuan pendidikan. “Pemilahan sampah dilakukan seluruh warga lintas usia, dijadikan media untuk menjaga hubungan, keguyuban dan gotong royong,” kata Endang.

Saat ini, tercatat 452 rumah aktif memilah sampah kering, 48 unit urban farming, serta berbagai instalasi biopori dan eko-enzim di wilayah RW IV Ngagel Rejo.

Baca Juga:  102 Kampus Dampingi 1.360 RW Surabaya Kembangkan Kampung Pancasila

Dari sisi keamanan, Endang mengungkap bahwa RW IV juga menerapkan Sistem Keamanan Terpadu (SISKAMDU) dengan sistem satu pintu di wilayah barat yang meliputi RT 1-5, 17, dan 18. Kolaborasi antara warga dan petugas keamanan dilakukan untuk memastikan pengawasan lingkungan selama 24 jam.

“Jadi RT 1-5, 17 dan 18 itu dengan SISKAMDU, satu pintu di wilayah barat. Lalu yang lain mandiri, setiap RT membayar satpam masing-masing. Jadi Bapak RT beserta warga itu menjaga kampungnya dari jam 6 sore sampai jam 11 malam,” paparnya.

Endang juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Dana Kelurahan (Dakel). Dukungan tersebut dinilai berhasil menyelesaikan sejumlah persoalan wilayah, mulai dari banjir, perbaikan jalan, hingga program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

“Sejak dibantu oleh Bapak (Wali Kota Eri Cahyadi) melalui Musrenbang, RW IV tidak lagi banjir. Terima kasih Bapak, mudah-mudahan apa yang sudah diberikan itu bisa bermanfaat,” pungkasnya. (Raf)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB