Jaga Stabilisasi Harga Jelang Ramadhan, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah

- Publisher

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah pimpin langsung Pasar Murah jelang Ramadan. (Foto: Dok Humas Pemprov Jatim)

i

Khofifah pimpin langsung Pasar Murah jelang Ramadan. (Foto: Dok Humas Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah. Langkah ini dilakukan untuk menekan gejolak harga bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Khofifah menyebut Pasar Murah menjadi bagian dari strategi Pemprov Jatim menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi di tengah tren kenaikan permintaan kebutuhan pokok.

“Pasar Murah kami gelar untuk memperluas akses bahan pokok murah sekaligus menjaga stabilitas harga jelang Ramadhan dan Idul Fitri,” kata Khofifah dalam keterangannya yang dikutip Kamis (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan lokasi kegiatan sengaja ditempatkan di balai desa atau kantor kelurahan agar lebih dekat dengan permukiman warga dan tidak mengganggu aktivitas pasar tradisional.

Baca Juga:  48 Ribu Siswa di Jatim Terima Bantuan Pendidikan Rp1 Juta per Tahun

“Ini bukan kompetitor pasar rakyat, tapi upaya pemerintah untuk stabilisasi harga dan pengendalian inflasi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok dijual di bawah harga pasar. Beras premium dibanderol Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, MinyaKita Rp13.000 per liter, dan telur ayam ras Rp22.000 per kemasan.

Komoditas lain yang tersedia antara lain tepung terigu Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per kemasan.

Baca Juga:  30 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Tunda Berangkat, Mayoritas karena Sakit

Khusus di Bojonegoro, Pemprov Jatim juga menambahkan komoditas cabai. Cabai rawit merah dijual Rp4.000 per 100 gram dan cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram.

Menurut Khofifah, lonjakan kebutuhan rumah tangga biasanya mulai terasa menjelang Ramadhan dan kembali meningkat saat mendekati Idul Fitri. Karena itu, Pasar Murah digelar lebih awal untuk menjaga pasokan dan harga tetap terkendali.

“Memasuki Ramadhan kebutuhan logistik naik, lalu meningkat lagi jelang Idul Fitri. Ini yang kami antisipasi,” ucapnya.

Ia menambahkan program Pasar Murah bersifat melengkapi upaya pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui sinergi lintas pemerintahan.

Baca Juga:  Khofifah Resmikan PERMATA Jatim, Kawasan Kumuh Mojokerto Kini Jadi Ruang Hidup Berkualitas

Selain bahan pokok, Pasar Murah juga melibatkan pelaku UMKM lokal. Sejumlah produk makanan dan jajanan khas Bojonegoro ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Salah satu warga Kelurahan Klangon, Ninik (63), mengaku sangat terbantu. Dengan uang Rp100 ribu, ia bisa membeli beras, telur, minyak goreng, gula, cabai, hingga bawang.

“Seratus ribu bisa dapat banyak. Pasar murah ini benar-benar membantu,” katanya.

Pemprov Jatim memastikan Pasar Murah akan terus digelar di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat jelang hari besar keagamaan.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB