Pemprov Jatim Percepat Sertifikasi Wakaf, Libatkan BPN dan Kemenag

- Publisher

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok humas Pemprov Jatim

i

Foto: Dok humas Pemprov Jatim

Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf. Langkah ini dinilai krusial untuk menghadirkan kepastian hukum sekaligus mencegah konflik dan penyalahgunaan aset wakaf umat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Ruang Hayam Wuruk, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Jumat (23/1).

Khofifah menekankan percepatan sertifikasi merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi aset wakaf agar terdata, terpetakan, dan terintegrasi dengan Kebijakan Satu Peta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini momentum menyatukan format sinergi lintas sektor agar percepatan sertifikasi wakaf bisa lebih signifikan,” ujar Khofifah.

Baca Juga:  Jatim Kirim 64,4 Ton Bantuan Gempa NTT, Siapkan Dukungan 14 Rumah Sakit

Kegiatan ini melibatkan Kepala Kanwil BPN Jawa Timur Asep Heri dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar. Khofifah optimistis kolaborasi kedua institusi tersebut mampu mempercepat penyelesaian persoalan pertanahan wakaf di Jawa Timur.

Potensi wakaf di Jatim tercatat sangat besar. Hingga 2025, sebanyak 15.031 bidang tanah wakaf telah terdaftar dan bersertifikat. Namun, pemerintah menilai percepatan masih perlu didorong agar seluruh aset wakaf memiliki kepastian hukum.

Khofifah menegaskan peran Kantor Pertanahan (Kantah) dan KUA menjadi pintu masuk utama dalam koordinasi sertifikasi wakaf. Ia juga mendorong penyederhanaan prosedur tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.

Baca Juga:  Jelang Iduladha, Jatim Siapkan Stok dan Tenaga Kurban

“Kalau tidak ada masalah, proses bisa dipercepat. Prosedur perlu terus dibedah agar target percepatan sertifikasi dari ATR/BPN bisa dimaksimalkan,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi ini telah diperkuat melalui nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama di tingkat pusat hingga daerah, khususnya dalam pelayanan pendaftaran tanah wakaf, penerbitan sertifikat, serta pendampingan kepada nazhir dan masyarakat.

Menurut Khofifah, percepatan sertifikasi bukan sekadar urusan administrasi, melainkan juga tanggung jawab moral.

“Ini bukan hanya kewajiban administratif, tetapi amanah moral dan spiritual agar manfaat wakaf terus mengalir bagi generasi sekarang dan mendatang,” tegasnya.

Baca Juga:  Misi Dagang Perdana 2026, Transaksi Jatim–Jateng Tembus Rp3,15 Triliun

Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Jatim Asep Heri menilai sertifikasi wakaf membutuhkan jembatan antara nilai keagamaan dan tata kelola administrasi modern.

“Wakaf berangkat dari nilai ibadah, tapi pengelolaannya harus tertib administrasi agar jelas, terbaca, dan tidak multitafsir,” ujar Asep.

Ia menegaskan kolaborasi ATR/BPN dan Kementerian Agama menjadi kunci menciptakan tata kelola wakaf yang rapi dan berkelanjutan.

“Kalau penataannya bagus, pengelolaan wakaf juga akan baik. Umat harus bisa merasakan manfaatnya,” pungkasnya.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB