Banjir Jateng, Tiga KA Tujuan Surabaya Terlambat Datang

- Publisher

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi penumpang di Stasiun Surabaya Gubeng. (Foto Dok bs)

i

Foto: Ilustrasi penumpang di Stasiun Surabaya Gubeng. (Foto Dok bs)

Bicarasurabaya.com – PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh keberangkatan kereta api dari Surabaya dan Malang tetap tepat waktu, meski banjir melanda wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, hingga Sabtu (17/1/2026) pagi, tidak ada gangguan jadwal keberangkatan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 8.

“Untuk keberangkatan dari stasiun wilayah Daop 8 Surabaya, semuanya tepat waktu,” kata Mahendro saat dikonfirmasi.

Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 18 perjalanan KA berangkat sesuai jadwal. Rinciannya, tujuh KA dari Stasiun Surabaya Pasarturi, enam KA dari Stasiun Surabaya Gubeng, dan lima KA dari Stasiun Malang.

Namun, cuaca ekstrem di jalur utara Jawa berdampak pada perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Pekalongan. Sejumlah KA dari arah barat menuju Surabaya dan Malang mengalami penambahan waktu tempuh.

Untuk menjamin keselamatan, KAI melakukan penyesuaian operasional berupa pembatasan kecepatan dan pengaturan pola perjalanan di lintas terdampak.

Baca Juga:  43 Pedagang Pasar Tumpah Wonokromo Ditertibkan, Jalan Jagir Dibuka untuk U-Turn

“Setiap jalur yang terdampak cuaca ekstrem harus diperiksa secara intensif. Ini berpengaruh pada waktu tempuh, tetapi wajib dilakukan demi keselamatan penumpang dan petugas,” ujarnya.

Hingga pukul 07.30 WIB, tercatat tiga KA mengalami keterlambatan kedatangan di wilayah Daop 8. Dua KA terlambat tiba di Stasiun Surabaya Pasarturi dan satu KA di Stasiun Malang, dengan keterlambatan berkisar 200 hingga 300 menit.

Ketiga KA tersebut yakni KA Argo Anjasmoro (Gambir–Surabaya Pasarturi), KA Harina (Bandung–Surabaya Pasarturi), dan KA Jayabaya (Pasarsenen–Malang).

Baca Juga:  Sungai Nyiburan Meluap Genangi Permukiman dan Jalur Utama Sampang–Bangkalan

KAI Daop 8 Surabaya juga berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau prakiraan cuaca terkini guna mengantisipasi gangguan lanjutan.

“Kami terus melakukan pemantauan agar perjalanan kereta kembali normal, aman, dan selamat. Kami mohon pengertian pelanggan atas keterlambatan akibat cuaca ekstrem,” pungkas Mahendro.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB