Motor Curian Dikembalikan Polisi Surabaya Lewat Bazar Ranmor

- Publisher

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan sepeda motor hasil pengungkapan curanmor akan dikembalikan ke pemilik asli dalma Bazar Ranmor. (Foto: Tangkapan layar @Surabayapolice1.official)

i

Ratusan sepeda motor hasil pengungkapan curanmor akan dikembalikan ke pemilik asli dalma Bazar Ranmor. (Foto: Tangkapan layar @Surabayapolice1.official)

Bicarasurabaya.com – Polrestabes Surabaya menggelar Bazar Ranmor untuk mengembalikan sepeda motor hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kepada pemiliknya. Kegiatan ini bukan untuk jual beli, melainkan pengambilan motor oleh korban curanmor.

Bazar digelar dalam dua tahap, yakni 21–23 Januari dan 26–30 Januari 2026 di Mapolrestabes Surabaya. Warga yang merasa kehilangan kendaraan bisa datang langsung tanpa perantara atau calo.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie memastikan seluruh motor dikembalikan secara gratis kepada pemilik sah.

“Pemilik cukup datang membawa dokumen kepemilikan. Tidak dipungut biaya,” kata Luthfie yang dikutip dari akun resmi Polrestabes Surabaya, Sabtu (17/1/2026).

Untuk proses verifikasi, pemilik kendaraan diminta membawa BPKB, STNK, atau dokumen pendukung lain, termasuk lembar tilang jika ada. Polisi juga membuka akses data barang bukti motor curian secara daring agar masyarakat dapat melakukan pengecekan lebih awal.

Dalam bazar ini, ratusan motor akan ditata dalam beberapa blok sesuai hasil identifikasi jenis kendaraan dan kepemilikan. Pola ini diterapkan untuk mempercepat proses pencocokan data.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 1.000 Jadi Rp 2.627.000 per Gram

Luthfie menjelaskan, sebagian besar motor hasil curian sudah tidak menggunakan pelat nomor asli karena diganti oleh pelaku. Identifikasi ulang kemudian dilakukan melalui nomor rangka dan nomor mesin.

“Dari penelusuran itu, nama pemilik asli bisa ditemukan kembali,” ujarnya.

Hasil pendataan juga menunjukkan pemilik kendaraan tidak hanya berasal dari Surabaya. Sejumlah motor teridentifikasi milik warga dari luar daerah, termasuk Banten.

Konsep bazar dipilih karena banyak korban tidak mengingat nomor polisi kendaraannya. Polisi akan menampilkan data kendaraan beserta nama pemilik untuk memudahkan proses klaim.

Baca Juga:  BMKG Ungkap Penyebab Embun Upas Muncul di Bromo

Polrestabes Surabaya menegaskan akan terus meningkatkan penindakan terhadap pelaku curanmor guna menekan angka kejahatan jalanan di Kota Pahlawan.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB