Sepekan Dibuka, Satgas Premanisme Surabaya Terima Puluhan Aduan

- Publisher

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Kantor Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah Kota Surabaya menerima puluhan aduan masyarakat sejak mulai beroperasi pada Senin (5/1/2026). Dari seluruh laporan yang masuk, delapan kasus dikategorikan sebagai premanisme.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan, jumlah aduan terus bertambah dari hari ke hari sejak kantor Satgas dibuka.

“Laporannya cukup banyak. Dari yang masuk, sekitar delapan dikategorikan sebagai premanisme,” ujar Tundjung, Rabu (14/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain premanisme, aduan lain didominasi persoalan pertanahan, mulai dari dugaan mafia tanah, sengketa lahan, hingga penipuan terkait jual beli tanah.

Baca Juga:  Semeru Meletus, BNPB: Tiga Warga Luka Berat, Ratusan Hektare Lahan Rusak dan 528 Mengungsi

Salah satu bentuk premanisme yang dilaporkan warga adalah pungutan liar (pungli). Tundjung menyebut kasus tersebut sudah ditangani pada tahap awal melalui koordinasi lintas perangkat daerah.

“Ada laporan pungli di kawasan berbayar. Itu langsung ditangani Satpol PP bersama kecamatan setempat agar cepat selesai,” jelasnya.

Setiap laporan yang masuk, lanjut Tundjung, langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas aparat, termasuk Satpol PP, kecamatan, hingga kepolisian sektor (Polsek) setempat. Ia memastikan respons Satgas dilakukan secara cepat sesuai prosedur.

Baca Juga:  Harga Bapok Naik Usai Lebaran, Surabaya Gencarkan Pasar Murah

Sementara untuk aduan terkait pertanahan, penanganan dilakukan bersama perangkat daerah terkait, salah satunya Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra). Pelapor akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Mayoritas pelapor datang langsung ke Kantor Satgas di Jalan Sedap Malam. Meski sebagian besar merupakan warga Surabaya, Tundjung mengakui ada laporan dengan objek perkara di luar wilayah Surabaya.

“Kalau objeknya di luar Surabaya, tentu kami tolak karena bukan kewenangan Satgas,” tegasnya.

Baca Juga:  Bom Molotov di Aksi Grahadi: Pemuda Surabaya Dituduh Lakukan Permufakatan Jahat

Ia menambahkan, Satgas telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) dalam menerima dan memverifikasi setiap aduan. Laporan yang belum memenuhi syarat akan dikembalikan untuk dilengkapi.

Sebagai informasi, Pemkot Surabaya resmi membentuk Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah pada Senin (5/1/2026). Satgas ini melibatkan unsur lintas instansi, mulai dari Pemkot Surabaya, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Pengadilan Negeri.

Kantor Satgas beroperasi setiap hari kerja pukul 07.30–16.00 WIB. Masyarakat juga dapat menyampaikan aduan melalui hotline 0817-0013-010 atau Call Center 112. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB