Pengemudi Mabuk, HR-V Seruduk Pembatas Jembatan dan Tiang PJU

- Publisher

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bagian depan mobil ringsek usai seruduk pembatas jembatan dan tiang PJU di Jalan Ketabang Kali. (Foto: CC112/bs)

i

Kondisi bagian depan mobil ringsek usai seruduk pembatas jembatan dan tiang PJU di Jalan Ketabang Kali. (Foto: CC112/bs)

Bicarasurabaya.com – Sebuah mobil sport utility vehicle (SUV) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Walikota Mustajab, Surabaya, Sabtu (20/12/2025) dini hari. Kendaraan tersebut menabrak pagar pembatas jembatan dan tiang penerangan jalan umum (PJU). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas Command Center 112 memastikan insiden tersebut hanya mengakibatkan kerusakan pada kendaraan.

“Tidak ada korban jiwa. Kondisi pengemudi sadar, hanya bagian depan mobil yang mengalami kerusakan,” ujar petugas Command Center 112 dalam keterangannya.

Tim Rescue DPKP evakuasi mobil yang menabrak pembatas jembatan dan tiang PJU di Jalan Walikota Mustajab. (Foto: Dok CC112/bs)

Berdasarkan informasi di lapangan, mobil Honda HR-V berwarna hitam dengan nomor polisi DD 1444 BAR melaju dari arah utara menuju selatan. Diduga, pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan menghantam pembatas taman jalan di kawasan Jalan Walikota Mustajab, Ketabang, Kecamatan Genteng.

Petugas menerima laporan melalui sistem Command Center pada pukul 03.53 WIB dan tiba di lokasi enam menit kemudian. Pengecekan awal memastikan tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.

Baca Juga:  PKH dan BPNT Cair Mulai 20 Juli 2026, Ini Penjelasan Kemensos

Pengemudi diketahui bernama Andromeda Putut Djatmoko (34), warga Kota Makassar. Saat diperiksa, pengemudi dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka.

Penanganan di lokasi melibatkan sejumlah unsur, antara lain BPBD Kota Surabaya, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta kepolisian. Proses evakuasi dan pengamanan kendaraan dilakukan untuk mencegah gangguan arus lalu lintas.

“Kendaraan kemudian diamankan oleh unit kecelakaan lalu lintas kepolisian. Penanganan lebih lanjut sepenuhnya ditangani pihak kepolisian,” lanjut petugas.

Baca Juga:  Jelang Iduladha, Jatim Siapkan Stok dan Tenaga Kurban

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan pengaruh minuman keras. (BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB