Polisi Gerebek Greenhouse Ganja di Jombang, 110 Tanaman Disita

- Publisher

Senin, 15 Desember 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar video @surabayakabarmetro/bs

i

Foto: Tangkapan layar video @surabayakabarmetro/bs

Bicarasurabaya.com – Kepolisian Resor Jombang menggerebek sebuah rumah kontrakan yang dijadikan lahan penanaman ganja dengan sistem greenhouse di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Dalam operasi yang digelar Senin (15/12/2025) itu, polisi menyita 110 batang tanaman ganja dan 5,3 kilogram daun ganja.

Rumah kontrakan tersebut ditempati R (43), warga Surabaya, yang diduga mengelola penanaman ganja secara mandiri dengan memanfaatkan pot sebagai media tanam. Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan.

Baca Juga:  Triwulan I 2026, Penumpang KA Surabaya Capai 3,09 Juta

“Dari lokasi, kami mengamankan 110 batang tanaman ganja dan daun ganja seberat 5,3 kilogram,” ujar Ardi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tanaman ganja yang dibudidayakan berasal dari sekitar 15 varietas berbeda. Menurut keterangan tersangka, penanaman telah berlangsung selama tiga bulan, dengan bibit yang diperoleh dari luar negeri melalui pembelian daring.

Pengungkapan kasus ini bermula dari pengembangan perkara yang sebelumnya ditangani Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang. Polisi lebih dulu mengamankan seorang pria berinisial Y, warga Kecamatan Diwek, yang diketahui memperoleh ganja dari rumah kontrakan tersebut.

Baca Juga:  Obat Nyamuk Bakar Diduga Picu Kebakaran Rumah di Teluk Kumai Surabaya

“Dari keterangan Y, ganja diperoleh dari lokasi ini. Selanjutnya kami lakukan penggerebekan,” kata Ardi.

Saat ini, R telah ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami jaringan peredaran serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam praktik penanaman ganja tersebut. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB