Jumlah Kendaraan Saat Nataru Diperkirakan Capai 2,9 Juta

- Publisher

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok Korlantas Polri/BS)

i

(Foto: Dok Korlantas Polri/BS)

Bicarasurabaya.com – Kepolisian memprediksi mobilitas masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bakal meningkat signifikan. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memperkirakan volume kendaraan naik 12,2 persen dari kondisi normal, atau 0,9 persen lebih tinggi dibanding periode Nataru 2024.

Dalam keterangannya melalui laman resmi Korlantas, Agus menyebut proyeksi pergerakan kendaraan keluar wilayah mencapai 2,9 juta unit. “Prediksi peningkatannya sekitar 12,2 persen dibanding hari biasa,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga:  48 Ribu Siswa di Jatim Terima Bantuan Pendidikan Rp1 Juta per Tahun

Meski potensi kenaikan cukup besar, Polri belum memastikan penerapan rekayasa lalu lintas seperti contra flow atau one way. Agus menegaskan keputusan hanya akan diambil berdasarkan traffic counting yang dipantau langsung di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mencontohkan situasi pada Operasi Ketupat, ketika arus kendaraan bisa mencapai 90 persen. Saat itu, analisis data dari tol dan jalan arteri menjadi dasar penentuan rekayasa lalu lintas. “Nanti command center di KM 29 yang menilai kondisi real,” katanya.

Baca Juga:  Awasi 296 Lokasi Kurban, Surabaya Pastikan Daging yang Beredar Aman

Agus menambahkan, para direktur lalu lintas di tiap daerah telah memahami karakteristik titik rawan kepadatan, mulai dari Gadog, Mengkreng di Jawa Timur, Batu di Malang, hingga Canggu di Bali. Pengetahuan ini menjadi acuan kapan kebijakan one way atau tindakan pengaturan lain perlu diberlakukan.

“Para Dirlantas sudah sangat menguasai wilayahnya. Mereka bisa menentukan kapan pengaturan harus dilakukan,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB