Cegah Sumbatan Saluran, Surabaya Atur Ulang Pembuangan Sampah Besar

- Publisher

Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. Petugas melakukan pembersihan sampah yang menyangkut di Rumah Pompa (Ist/Bs)

i

dok. Petugas melakukan pembersihan sampah yang menyangkut di Rumah Pompa (Ist/Bs)

Bicarasurabaya.com – Imbas jebolnya dua mesin pompa di dua rumah pompa akibat sampah perabotan sofa membuat Pemkot Surabaya menyiapkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) untuk menampung sampah berukuran besar (bulky waste).

Kebijakan ini diambil untuk mencegah pembuangan sembarangan yang kerap menyebabkan saluran air tersumbat hingga merusak rumah pompa.

“Langkah ini berawal dari banyaknya temuan kasur kapuk yang dibuang di TPS maupun di tepi jalan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, Jumat (31/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedik menjelaskan, sampah besar tidak bisa diolah dengan mesin compactor di TPS karena alat tersebut hanya untuk sampah domestik ringan seperti plastik dan limbah rumah tangga. “Kalau dimasukkan ke compactor, tidak bisa. Mesin itu hanya untuk sampah rumah tangga biasa,” jelasnya.

Baca Juga:  Bonek Gandeng Polisi Bagi Bunga, Kirim Pesan Damai untuk Malang

Untuk mengatasinya, DLH telah menyiapkan fasilitas bulky waste di seluruh 31 kecamatan Surabaya. Dari total 191 TPS, termasuk TPS 3R, sebagian besar kini memiliki area khusus untuk menampung sampah besar.

Beberapa titik di antaranya:

  • Surabaya Timur: TPS Bratang, Mojoarum, Wisma Permai, Tenggilis Utara.
  • Surabaya Barat: TPS Karangpoh, Balongsari, Kendung Makam.
  • Surabaya Pusat: TPS Kedunganyar, Peneleh, Bukit Barisan.
  • Surabaya Selatan: TPS Bintang Diponggo, Bratang Lapangan, Gayungsari YKP.
  • Surabaya Utara: TPS Tanah Kali Kedinding, Memet, Benteng.
Baca Juga:  Sekertaris DPRD dan Kolega Kenang Adi Sutarwijono Sosok Demokratis dan Sabar

Ia juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah besar sembarangan, terutama di tepi jalan atau saluran air.

“Mohon dibuang ke TPS yang sudah disediakan. Jangan ditumpuk di lokasi kerja bakti atau pinggir jalan seperti yang pernah ditemukan Pak Wali Kota,” katanya.

Ia menambahkan, sampah berukuran kurang dari 1 meter persegi bisa langsung dibuang ke TPS bulky waste. Namun, jika lebih besar, warga diminta membuangnya langsung ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Baca Juga:  Gerakan Ketahanan Pangan Sekolah Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI

Prosedurnya pun kini lebih tertib: warga mendaftar lewat SSW Alfa untuk izin pembuangan, tim DLH melakukan verifikasi dan menetapkan retribusi, lalu pembayaran dilakukan sebelum barcode izin diterbitkan.

Kebijakan ini menjadi tindak lanjut dari insiden kerusakan dua pompa air di Rumah Pompa Kalisari yang sempat tersumbat kursi bekas. Akibatnya, alat penyaring (mechanical screen) tidak berfungsi maksimal dan menghambat penyedotan air.(BS/za) 

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB