Tim DVI Polda Jatim Identifikasi 58 Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

- Publisher

Rabu, 15 Oktober 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim, Kombes Pol M. Khusnan saat memberikan keterangan di Mapolda Jatim (Foto: Ist/BS)

i

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim, Kombes Pol M. Khusnan saat memberikan keterangan di Mapolda Jatim (Foto: Ist/BS)

Bicarasurabaya.com — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur telah mengidentifikasi 58 dari 67 kantong jenazah korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo. Proses identifikasi yang telah berlangsung selama 16 hari itu masih menyisakan lima kantong jenazah yang belum teridentifikasi.

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes dr. M. Khusnan Marzuki mengatakan, tiga korban terbaru yang berhasil diidentifikasi pada Selasa (14/10/2025) masing-masing adalah Ubay Dinhai Azkal Askia (15), M. Muhfi Alfian (16), dan Abdul Halim (16).

Selain itu, satu kantong jenazah yang teridentifikasi ternyata merupakan bagian tubuh dari Nur Ahmad, salah satu korban selamat yang sebelumnya menjalani amputasi saat proses evakuasi.

“Korban Nur Ahmad masih hidup, namun satu bagian tubuhnya tertimpa reruntuhan dan diamputasi. Kami tetap melakukan uji DNA untuk memastikan identitasnya,” kata Khusnan dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).

Dengan perkembangan ini, dari total 67 kantong jenazah yang diterima, lima kantong masih menunggu hasil identifikasi lebih lanjut.

Rangkaian proses identifikasi dilakukan dengan memadukan data primer dan sekunder, seperti rekam medis, catatan gigi, dan uji DNA. Tim DVI juga berkoordinasi dengan keluarga korban untuk mempercepat proses pencocokan data.

Baca Juga:  Kepala BGN Nanik Deyang Mengundurkan Diri karena Sakit Jantung

Tragedi ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny yang terjadi pada akhir September 2025 itu menewaskan puluhan santri dan melukai sejumlah lainnya. Pemerintah pusat dan daerah sebelumnya telah memastikan bantuan untuk proses pemulihan, termasuk perawatan para korban dan pembangunan kembali fasilitas pesantren.

Berikut sebagian nama korban yang telah teridentifikasi hingga Selasa (14/10/2025):
Maulana Alfan Ibrahimavic (15), Mochammad Mashudulhaq (14), Muhammad Soleh (22), Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17), Moch Agus Ubaidillah (14), Firman Nur (16), Mohammad Azka Ibadurrahman (13), Daul Milal (15), Nurudin (13), Ahmad Rijalul Haq (16), dan puluhan nama lainnya dari berbagai daerah di Jawa Timur, Bangka Belitung, Bekasi, hingga Bogor.

Baca Juga:  BBM April 2026 Tidak Naik, Ini Harga Lengkapnya

Khusnan menegaskan, proses identifikasi akan terus dilakukan hingga seluruh korban terverifikasi.

“Kami berkomitmen menuntaskan identifikasi agar semua keluarga mendapat kepastian dan bisa memakamkan anggota keluarganya dengan layak,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB