Mulai Oktober, Pemerintah Salurkan Bantuan Beras 10 Kg dan Minyak Goreng 2 Liter per Bulan

- Publisher

Senin, 22 September 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto:istimewa/BS)

i

(Foto:istimewa/BS)

Bicarasuurabaya.com – Pemerintah akan kembali menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat mulai Oktober 2025. Program ini mencakup beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per bulan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menjelaskan, bantuan pangan ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau. “Bantuan pangan beras untuk Oktober dan November sudah disetujui, masing-masing 10 kilogram untuk 18,27 juta KPM. Ada tambahan usulan 2 liter minyak goreng, dan pemerintah menyiapkan yang terbaik bagi masyarakat,” kata Arief dalam keterangannya, Senin (22/9/2025).

Baca Juga:  Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak, Buyback Justru Naik

Ia menegaskan, mutu beras dan minyak goreng yang akan disalurkan harus terjamin. “Bantuan pangan tidak boleh jelek. Semua harus dalam kondisi baik, baik beras maupun minyak goreng,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini akan menggunakan stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang dikelola BUMN pangan. Per 19 September 2025, cadangan beras pemerintah tercatat mencapai 3,91 juta ton, sementara stok minyak goreng tersedia 7.000 kiloliter di Perum Bulog dan 48 kiloliter di ID FOOD.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Turun Rp 20.000, Kini Rp 2,713 Juta per Gram

Untuk menjamin pelaksanaan program berjalan tepat sasaran, pemerintah melibatkan sejumlah lembaga pengawas, mulai dari Komisi IV DPR RI, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Setelah penugasan resmi, data penerima akan diunggah ke sistem untuk diverifikasi.

“Dengan mekanisme ini, kami berupaya agar bantuan sampai ke masyarakat tepat waktu, tepat sasaran, dan berkualitas,” tegas Arief.(BS/Za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB