Inisiatif FPK Surabaya, Warga Diajak Bersatu Jaga Keamanan Lewat Gerakan “Jogo Suroboyo”

- Publisher

Rabu, 10 September 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota FPK memasng spanduk 'Jogo Suroboyo' disalah satu sudut kota. (Foto: Istimewa/BS)

i

Anggota FPK memasng spanduk 'Jogo Suroboyo' disalah satu sudut kota. (Foto: Istimewa/BS)

BicaraSurabaya.com – Suasana Kota Pahlawan mulai berangsur pulih setelah demonstrasi sempat menimbulkan kerusakan fasilitas publik dan keresahan warga. Untuk menjaga kondusifitas, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Surabaya menginisiasi gerakan bersama bertajuk “Jogo Suroboyo”.

Sekitar 100 spanduk berisi ajakan “Guyub, Rukun Seduluran, Wani Jogo Suroboyo” dipasang di 31 kecamatan hingga jalan-jalan protokol. Pesan sederhana itu diharapkan mampu mengingatkan masyarakat agar tetap kompak, rukun, dan menjaga keamanan kota.

Baca Juga:  Eri Siapkan Perwali Lindungi PRT, Soroti Denda dan Penampungan

Ketua FPK Surabaya, Hoslih Abdullah atau akrab disapa Cak Dullah, menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari rasa tanggung jawab bersama warga lintas suku dan budaya yang hidup di Surabaya.
“FPK yang terdiri dari 27 suku bangsa berkomitmen ikut menjaga kondusifitas kota. Ini bentuk kepedulian agar Surabaya tetap aman dan guyub,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Cak Dullah, langkah tersebut juga selaras dengan imbauan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar masyarakat memperkuat nilai gotong royong dan persaudaraan. FPK pun rutin melakukan sosialisasi ke kecamatan-kecamatan serta mendukung program pemerintah, termasuk pembentukan Pasukan Pengamanan Masyarakat (PAM Swakarsa).

Baca Juga:  Bukan Dilarang! Bagi Takjil di Surabaya Diimbau agar Diprioritaskan ke Masjid

“Segala program pemerintah kita dukung dan sinergikan dengan wilayah. Harapannya spanduk ini bisa terjaga, terbaca di berbagai sudut kota, dan menjadi pengingat bahwa Surabaya milik kita bersama,” imbuhnya.

Gerakan “Jogo Suroboyo” diharapkan menjadi simbol persatuan sekaligus dorongan moral agar warga tidak lengah menjaga kondusifitas, terutama setelah kota sempat diguncang kerusuhan.(BS/Za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB