Surabaya Lanjutkan Penggunaan Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas pada 2027

- Publisher

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

42 Mobil Listrik Dipakai Pemkot Surabaya, Berlanjut hingga 2027

i

42 Mobil Listrik Dipakai Pemkot Surabaya, Berlanjut hingga 2027

Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya memastikan penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan dinas berlanjut pada 2027. Kebijakan ini menjadi bagian dari efisiensi anggaran sekaligus upaya mengurangi penggunaan BBM untuk kendaraan operasional.

Saat ini, ada 42 mobil listrik yang digunakan untuk menunjang operasional Pemkot Surabaya, termasuk kendaraan dinas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Seluruh kendaraan tersebut digunakan dengan skema sewa.

Eri mengatakan kendaraan dinas yang selama ini menggunakan bensin dan solar akan secara bertahap diganti dengan mobil listrik. Penggunaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk kendaraan untuk kepala dinas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mobil-mobil yang menggunakan solar dan bensin kita ganti. Nantinya yang memegang juga tidak semuanya dinas, tapi kepala dinas, itu pun mobil listrik,” kata Eri, Rabu (30/9/2026).

Baca Juga:  Kawah Ijen Ditutup, Api Karhutla Capai Pondok Bunder

Menurut Eri, Pemkot Surabaya telah menghitung skema penggunaan kendaraan listrik, termasuk membandingkan biaya sewa dengan pembelian kendaraan serta biaya BBM.

“Kalau hitungan sewa dengan hitungan kita beli sekaligus dan harga BBM yang naik, insyaallah lebih efisien,” ujarnya.

Meski jumlah kendaraan dinas ditekan, Pemkot Surabaya tidak menghapus seluruh kendaraan operasional. Kendaraan tetap disediakan bagi perangkat daerah yang memang membutuhkan mobilitas tinggi atau kendaraan dengan fungsi khusus.

Eri mencontohkan kendaraan Satpol PP serta truk yang digunakan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

Baca Juga:  Diduga Mengantuk, Taksi Listrik Terperosok di A Yani Surabaya Dini Hari

“Kalau dinas lainnya tidak ada lagi mobil operasional yang hanya untuk kepentingan yang tidak diperlukan. Tapi kalau memang memerlukan, seperti Satpol PP dan truk di Bina Marga, itu yang kita berikan,” jelasnya.

Efisiensi kendaraan dinas, lanjut Eri, merupakan bagian dari evaluasi Pemkot Surabaya bersama DPRD terhadap belanja daerah. Anggaran pemerintah diarahkan agar penggunaannya lebih terkendali dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Anggaran-anggaran itu kita jaga betul sehingga akan terasa untuk masyarakat,” tuturnya.

Efisiensi mobilitas aparatur juga dilakukan dengan mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Salah satunya melalui pemanfaatan Balai RW sebagai lokasi pelayanan.

Baca Juga:  Satpol PP Surabaya Amankan Dua Kursi Berlogo Pemkot di Lapak Rongsokan

Menurut Eri, langkah tersebut sekaligus mengurangi kebutuhan perjalanan aparatur ke kantor pemerintahan yang lokasinya jauh dari warga.

“Karena itulah kantornya berpindah ke Balai RW. Satu, mendekatkan diri ke masyarakat. Kedua, tidak ada lagi jarak yang panjang ketika membutuhkan pelayanan,” katanya.

Untuk koordinasi antarperangkat daerah, Pemkot Surabaya juga mendorong penggunaan teknologi. Rapat daring dinilai dapat menjadi alternatif ketika pertemuan langsung tidak diperlukan.

“Kalau ada yang membutuhkan dinas lainnya, bisa rapat pakai Zoom dan diputuskan hari itu,” pungkas Eri. (BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB