Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar, Karyawan Berhamburan

- Publisher

Kamis, 17 September 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

i

Foto: Istimewa

Bicarasurabaya.com – Pabrik sepatu PT Esa Kalen Jaya di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, terbakar hebat saat sekitar 270 karyawan masih bekerja, Kamis (17/9/2026). Api yang membesar dari gudang bahan baku membuat para karyawan berhamburan menyelamatkan diri.

Informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat sekitar pukul 10.15 WIB dari gudang bahan baku di lantai 2. Saat itu seluruh karyawan masih menjalankan aktivitas produksi di sejumlah bagian pabrik. Melihat cepat membeesar, karyawan langsung berlalri keluar gedung.

Dugaan awal penyebab kebakaran berkaitan dengan aktivitas pengelasan saat renovasi di lantai 2. Percikan las diduga mengenai spons yang kemudian membuat api cepat merambat ke bahan-bahan lain.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan seluruh karyawan berhasil dievakuasi ke tempat aman. Tidak ada laporan korban luka dalam kejadian tersebut.

“Begitu ada kebakaran, semua karyawan bisa dievakuasi ke tempat yang aman,” kata Rinaldi.

Api kemudian membakar gudang bahan baku dan merembet ke gedung produksi di sebelahnya. Kedua bangunan tersebut terdiri dari dua lantai dengan ukuran sekitar 18 x 300 meter.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Digitalisasi Parkir, Transaksi Non-Tunai Dipantau via TS Park

Di dalam gedung produksi terdapat mesin dan produk sepatu siap jual. Sementara di sisi lain gudang terdapat bangunan sablon. Karyawan sempat berupaya mengeluarkan peralatan dan bahan sebelum api mendekati area tersebut.

Sedikitnya enam truk pemadam kebakaran, satu mobil Baracuda polisi dan enam truk tangki air dikerahkan untuk menangani kebakaran. Hingga sekitar pukul 13.00 WIB, petugas masih berjibaku memadamkan api di bagian belakang gudang bahan baku.

Baca Juga:  Eri Ingatkan Warga Surabaya Jangan Pinjamkan KTP untuk Beli Mobil

Besarnya material yang terbakar menjadi salah satu kendala pemadaman. BPBD menyebut bahan-bahan di dalam gudang sangat mudah terbakar sehingga petugas juga melakukan pembasahan untuk mencegah api merembet ke bagian lain.

“Teman-teman begitu datang langsung melakukan pembasahan untuk mencegah api merembet ke daerah yang lain,” ujar Rinaldi.

Petugas masih melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan. (BS/za)

Berita Terkait

Polda Jatim Terjunkan Ditpamobvit dan Ditlantas ke MotoGP Mandalika
3 Warga Binaan Lapas Surabaya Diperiksa Terkait Sabu 17,11 Gram
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,565 Juta
Persebaya Masuk Grup G League Cup, Ini Dua Lawannya
Eri Cahyadi Ungkap Alasan 13 Kepala Dinas Surabaya Diganti
Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Polda Jatim Terjunkan Ditpamobvit dan Ditlantas ke MotoGP Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:07 WIB

3 Warga Binaan Lapas Surabaya Diperiksa Terkait Sabu 17,11 Gram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,565 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Persebaya Masuk Grup G League Cup, Ini Dua Lawannya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Eri Cahyadi Ungkap Alasan 13 Kepala Dinas Surabaya Diganti

Berita Terbaru

Foto: Ist

Bicara Jatim

3 Warga Binaan Lapas Surabaya Diperiksa Terkait Sabu 17,11 Gram

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:07 WIB

Foto: Istimewa

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25 Ribu Jadi Rp 2,565 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:40 WIB

Foto: Persebaya.id

Bicara Sepakbola

Persebaya Masuk Grup G League Cup, Ini Dua Lawannya

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:34 WIB

13 kepala dinas di lingkungan Pemkot Surabaya dimutasi atau diganti selama setahun. Salah satu alasan Wali Kota Eri menggantinya yakni tidak mencapai target pembangunan yang bersinergi.

Bicara Kota

Eri Cahyadi Ungkap Alasan 13 Kepala Dinas Surabaya Diganti

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:50 WIB