100+ Proyek Drainase Dikebut, Surabaya Targetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

- Publisher

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya Kebut 100+ Proyek Drainase Jelang Musim Hujan. (Foto: dok bicarasurabaya.com)

i

Surabaya Kebut 100+ Proyek Drainase Jelang Musim Hujan. (Foto: dok bicarasurabaya.com)

Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya mempercepat pengerjaan proyek drainase dan rumah pompa untuk menghadapi musim hujan. Lebih dari 100 titik proyek saluran air kini dikerjakan di berbagai wilayah Kota Pahlawan.

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya menargetkan seluruh proyek tersebut rampung paling lambat November 2026. Namun, pengerjaan saluran air diupayakan selesai lebih cepat, yakni pada Oktober.

Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya Adi Gunita mengatakan percepatan dilakukan agar infrastruktur pengendali banjir sudah siap saat hujan mulai meningkat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saluran kita usahakan Oktober selesai sehingga kita juga siap menghadapi musim penghujan. Selain pemasangan box culvert, pembangunan rumah pompa ditargetkan Oktober hingga November sudah rampung semua,” kata Adi, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga:  Tiga Kebakaran Beruntun, Pemicu Beragam dari Kos Hingga Sampah

Lebih dari 100 proyek drainase tersebut tersebar di sejumlah kawasan Surabaya, mulai wilayah selatan, timur hingga barat.

Pengerjaan mencakup pembangunan dan konektivitas saluran, termasuk pemasangan box culvert serta rumah pompa. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas saluran sekaligus mengatur aliran air saat hujan deras.

Adi mengatakan pembangunan saluran juga dirancang untuk memperbesar kapasitas tampungan atau storage air hujan. Air tidak langsung dialirkan ke laut, tetapi ditahan terlebih dahulu agar beban saluran di kawasan permukiman dapat dikurangi.

Baca Juga:  Pemkot Tekan Anggaran Dinas di APBD Surabaya 2026

“Sebelum air masuk ke laut, ada storage untuk menampung air terlebih dahulu agar tidak membanjiri wilayah permukiman. Kami tingkatkan kapasitasnya supaya saat hujan deras turun, aliran air sudah terarah,” ujarnya.

Percepatan proyek dilakukan di tengah pola cuaca yang dinilai semakin sulit diprediksi akibat anomali iklim. Karena itu, konektivitas antarsaluran menjadi salah satu perhatian agar sistem drainase tidak bekerja secara terpisah.

Di sisi lain, pengerjaan lebih dari 100 titik proyek berdampak pada aktivitas warga. Sejumlah lokasi mengalami penggalian yang berpotensi mengganggu lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.

Baca Juga:  35 Saksi Diperiksa, Kasus Korupsi PD Pasar Surya Masuk Tahap Penyidikan

Adi meminta masyarakat memahami proses pembangunan tersebut. Menurutnya, gangguan selama pengerjaan bersifat sementara, sedangkan infrastruktur yang dibangun ditujukan untuk mengurangi genangan.

“Proyek saluran ini memang mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Namun, tujuan akhirnya kembali lagi untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Pemkot Surabaya berharap konektivitas antarsaluran yang dibangun dapat membuat sistem drainase lebih terintegrasi sehingga aliran air saat hujan deras lebih cepat terarah dan titik genangan dapat ditekan. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB