Bicarasurabaya.com – Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri membidik Jawa Timur kembali menjadi “Kandang Banteng” pada Pemilu 2029. Megawati meminta kader memperkuat basis hingga ke tingkat akar rumput untuk mengejar target tersebut.
Pesan itu disampaikan Megawati saat memberikan pengarahan dalam Konsolidasi PDI-P Jawa Timur, Minggu (23/8/2026). Dia juga berharap perolehan kursi legislatif PDI-P di Jatim setidaknya bisa menyamai capaian pada Pemilu 2019.
“Perkuatlah akar rumput. Jadikan spirit penggemblengan Bung Karno sebagai sumber energi, khususnya di Jawa Timur,” kata Megawati dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Megawati menilai kekuatan PDI-P tidak hanya ditentukan struktur partai. Menurut dia, ideologi, semangat perjuangan, dan kedekatan dengan masyarakat harus tetap menjadi kekuatan utama kader.
Dia juga mengingatkan sejarah militansi PDI-P di Jawa Timur. Megawati menyebut Jatim pernah menjadi kekuatan pendobrak saat partai menghadapi tekanan politik pada era Orde Baru.
“Jawa Timur hadir sebagai kekuatan pendobrak,” ujarnya.
Megawati kemudian meminta kader menjadikan pemikiran dan perjuangan Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno sebagai pijakan dalam menjalankan tugas kepartaian.
Menurutnya, Jawa Timur memiliki posisi penting dalam sejarah perjuangan Bung Karno. Surabaya, Mojokerto, dan Blitar disebut memiliki rekam jejak perjalanan hidup serta perjuangan Bung Karno.
“Dalam perspektif ideologis dan historis, Jawa Timur sangat penting,” kata Megawati.
Dia menyebut Bung Karno lahir, tumbuh, dan menempa diri di Jawa Timur. Surabaya bahkan pernah disebut Bung Karno sebagai “Dapurnya Nasionalisme”.
Target tersebut kini menjadi pekerjaan politik PDI-P Jatim menuju Pemilu 2029: memperkuat kembali basis massa dan mengejar perolehan kursi legislatif agar Jawa Timur kembali menjadi salah satu lumbung suara utama partai. (BS/za)











