Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Jadi Kandang Banteng di Pemilu 2029

- Publisher

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Kuasai Basis Suara di 2029. (Foto: dok DPD PDIP Jatim)

i

Megawati Minta PDI-P Jatim Kembali Kuasai Basis Suara di 2029. (Foto: dok DPD PDIP Jatim)

Bicarasurabaya.com – Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri membidik Jawa Timur kembali menjadi “Kandang Banteng” pada Pemilu 2029. Megawati meminta kader memperkuat basis hingga ke tingkat akar rumput untuk mengejar target tersebut.

Pesan itu disampaikan Megawati saat memberikan pengarahan dalam Konsolidasi PDI-P Jawa Timur, Minggu (23/8/2026). Dia juga berharap perolehan kursi legislatif PDI-P di Jatim setidaknya bisa menyamai capaian pada Pemilu 2019.

“Perkuatlah akar rumput. Jadikan spirit penggemblengan Bung Karno sebagai sumber energi, khususnya di Jawa Timur,” kata Megawati dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026).

Megawati menilai kekuatan PDI-P tidak hanya ditentukan struktur partai. Menurut dia, ideologi, semangat perjuangan, dan kedekatan dengan masyarakat harus tetap menjadi kekuatan utama kader.

Dia juga mengingatkan sejarah militansi PDI-P di Jawa Timur. Megawati menyebut Jatim pernah menjadi kekuatan pendobrak saat partai menghadapi tekanan politik pada era Orde Baru.

“Jawa Timur hadir sebagai kekuatan pendobrak,” ujarnya.

Megawati kemudian meminta kader menjadikan pemikiran dan perjuangan Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno sebagai pijakan dalam menjalankan tugas kepartaian.

Baca Juga:  Ledakan Guncang Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka

Menurutnya, Jawa Timur memiliki posisi penting dalam sejarah perjuangan Bung Karno. Surabaya, Mojokerto, dan Blitar disebut memiliki rekam jejak perjalanan hidup serta perjuangan Bung Karno.

“Dalam perspektif ideologis dan historis, Jawa Timur sangat penting,” kata Megawati.

Dia menyebut Bung Karno lahir, tumbuh, dan menempa diri di Jawa Timur. Surabaya bahkan pernah disebut Bung Karno sebagai “Dapurnya Nasionalisme”.

Target tersebut kini menjadi pekerjaan politik PDI-P Jatim menuju Pemilu 2029: memperkuat kembali basis massa dan mengejar perolehan kursi legislatif agar Jawa Timur kembali menjadi salah satu lumbung suara utama partai. (BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB