Semeru Tiga Kali Erupsi Dini Hari, Letusan Disertai Gemuruh Kuat

- Publisher

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar PVMBG ketika Gunung Semeru terjadi tiga kali letusan disertai dengan suara gemuruh pada Kamis dinihari. (Foto: dok PVMBG)

i

Tangkapan layar PVMBG ketika Gunung Semeru terjadi tiga kali letusan disertai dengan suara gemuruh pada Kamis dinihari. (Foto: dok PVMBG)

Bicarasurabaya.com – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami tiga kali erupsi pada Kamis dini hari. Letusan pertama disertai suara gemuruh yang cukup kuat dengan kolom abu mencapai 900 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, mengatakan erupsi pertama terjadi pada pukul 00.52 WIB.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 00.52 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 mdpl,” kata Sigit dalam laporan tertulis.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke tenggara. Aktivitas vulkanik tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 2 menit 26 detik.

“Letusan disertai gemuruh kuat,” ujarnya.

Tak lama berselang, Semeru kembali erupsi pada pukul 01.45 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 700 meter di atas puncak. Erupsi ketiga terjadi pukul 01.57 WIB dengan kolom abu kembali mencapai sekitar 900 meter di atas puncak.

Baca Juga:  Aturan Rumah Kos di Surabaya Bakal Diperketat, Warga Wajib Dilibatkan

Saat ini Gunung Semeru masih berstatus Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak.

Di luar kawasan tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak awan panas maupun aliran lahar yang dapat menjangkau hingga 17 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat dilarang memasuki area dalam radius lima kilometer dari kawah karena berisiko terkena lontaran material pijar.

Baca Juga:  Surabaya Catat Penurunan Tajam Sampah Malam Tahun Baru

PVMBG juga mengingatkan warga agar tetap mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan banjir lahar di sejumlah aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan.

Masyarakat di sekitar lereng Semeru diimbau terus memantau informasi resmi dari PVMBG dan pemerintah daerah serta tidak memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB