PKH dan BPNT Cair Mulai 20 Juli 2026, Ini Penjelasan Kemensos

- Publisher

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: dok/Ist)

i

(Foto: dok/Ist)

Bicarasurabaya.com – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) triwulan III mulai disalurkan pada 20 Juli 2026. Penyaluran akan berlangsung secara bertahap hingga September 2026 setelah proses pemutakhiran data penerima selesai.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, Kemensos telah menerima data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan kini tengah melakukan proses cleansing atau penyelarasan data agar bantuan tepat sasaran.

“Bansos triwulan III sedang kami proses. Targetnya mulai 20 Juli sudah bisa disalurkan,” kata Gus Ipul, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, hasil pemutakhiran data menyebabkan komposisi penerima bansos berubah. Sebagian keluarga tetap menerima bantuan, sebagian lainnya tidak lagi masuk daftar penerima, sementara keluarga baru juga mulai terdaftar sesuai hasil verifikasi.

Gus Ipul mengapresiasi pemerintah daerah yang aktif memperbarui data penerima bansos. Tiga provinsi dengan pembaruan data terbanyak yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, sedangkan Kota Bekasi menjadi daerah dengan pemutakhiran data paling banyak di tingkat kota.

Ia menjelaskan, proses pemutakhiran dimulai dari tingkat RT/RW, kemudian diverifikasi pemerintah desa atau kelurahan, diteruskan ke dinas sosial daerah, ditetapkan kepala daerah, lalu dikirim ke Kemensos dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk proses verifikasi dan validasi sebelum digunakan sebagai dasar penyaluran bantuan.

Baca Juga:  WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Mulai Juni Digelar Setiap Jumat

“Pemutakhiran data ini dilakukan agar bansos benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Tak Hanya Bansos, Penerima Juga Disiapkan Naik Kelas

Selain menyalurkan bantuan, Kemensos juga mulai menjalankan program pemberdayaan bagi keluarga penerima manfaat (KPM). Program ini menjadi bagian dari kebijakan baru pemerintah dengan konsep “Bansos Sementara, Berdaya Selamanya.”

Melalui program tersebut, keluarga penerima akan didampingi agar mampu mandiri secara ekonomi dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.

Baca Juga:  APBD Surabaya 2026 Disetujui, Eri Prioritaskan Ekonomi Kreatif dan Optimalisasi Aset

“Tidak hanya diberi bansos, tetapi juga diperkuat melalui program pemberdayaan agar keluarga penerima bisa naik kelas,” ujar Gus Ipul.

Tahun ini, Kemensos menargetkan lebih dari 150 ribu KPM mengikuti program pemberdayaan. Bentuk pendampingannya disesuaikan dengan hasil asesmen, mulai dari peningkatan keterampilan, perluasan akses usaha, hingga bantuan aset produktif.

Pemerintah berharap, keluarga yang berhasil diberdayakan dapat meningkatkan pendapatan sehingga pada tahun berikutnya tidak lagi menjadi penerima bansos.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB