Bicarasurabaya.com – Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut yang melibatkan truk kontainer dan sejumlah sepeda motor di simpang empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/7). Dugaan sementara, sopir truk kehilangan kendali saat melintas di jalur menurun.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Budi Wira mengatakan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah insiden tersebut dipicu rem blong.
“Dugaan sementara pengemudi truk tidak bisa mengendalikan laju kendaraan di jalur yang menurun,” kata Budi dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (8/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, keterangan dari sopir truk bernama Agung (34) belum dapat diambil karena masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Untuk dugaan rem blong masih diselidiki karena sopir sedang menjalani perawatan,” ujarnya.
Budi menambahkan, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) telah rampung. Seluruh kendaraan yang terlibat, termasuk truk kontainer, juga sudah dievakuasi sehingga arus lalu lintas di simpang empat Patung Sapi kembali normal.
Meski demikian, polisi tetap mengimbau pengendara yang melintas di jalur Malang-Surabaya agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi kawasan turunan di sekitar lokasi kejadian.
Kecelakaan terjadi saat truk kontainer melaju di jalur Malang-Surabaya menuju Pandaan. Saat tiba di persimpangan Patung Sapi, truk diduga kehilangan kendali dan menghantam sejumlah sepeda motor yang tengah berhenti maupun memperlambat laju kendaraan di lampu persimpangan.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit, sedangkan polisi masih mendalami penyebab pasti insiden, termasuk kemungkinan adanya kegagalan fungsi pengereman pada truk kontainer.(BS/za)






