Bicarasurabaya.com – Kecelakaan beruntun melibatkan sebuah truk kontainer, lima sepeda motor, dan satu truk tangki terjadi di jalur nasional Surabaya-Malang, tepatnya di simpang Patung Sapi, Desa Tawang Rejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/7/2026) pagi. Tiga pengendara sepeda motor tewas di lokasi, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat arus lalu lintas menuju Surabaya sedang padat. Truk kontainer bernomor polisi L 9381 CK melaju dari arah Prigen menuju Pandaan sebelum diduga kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun menuju simpang lampu lalu lintas.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Budi Wira, mengatakan truk pertama kali menghantam dua sepeda motor yang melaju di depannya. Salah satu pengendara mengalami luka setelah motornya terpental, sedangkan pengendara lainnya meninggal dunia usai terseret truk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korban meninggal dunia di lokasi,” kata Budi, Selasa (7/7/2026).
Usai menghantam dua sepeda motor, truk kontainer tidak berhenti dan kembali menabrak sebuah truk tangki air. Kendaraan tersebut kemudian melaju hingga menghantam tiga sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah.
Benturan keras menyebabkan dua pengendara motor lainnya meninggal dunia di lokasi. Dengan demikian, jumlah korban tewas sementara mencapai tiga orang.
Petugas gabungan segera mengevakuasi para korban. Tiga jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Gempol, sedangkan korban luka dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, sopir truk kontainer mengalami patah kaki dan dilarikan ke RS Medika Bypass Pandaan.
Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan truk kontainer ringsek parah. Beberapa sepeda motor juga hancur dan terjepit di bawah badan truk.
Seorang saksi mata, Farhan, menduga kecelakaan dipicu rem truk yang tidak berfungsi saat melintasi turunan menuju simpang Patung Sapi.
“Ada tiga orang meninggal dunia. Dugaan sementara rem blong,” ujarnya.
Meski demikian, polisi belum memastikan penyebab kecelakaan. Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa kondisi kendaraan, sopir, serta mengumpulkan keterangan saksi di lokasi.
“Korban sementara tiga orang meninggal dunia dan beberapa korban luka-luka. Penyebabnya masih kami dalami, apakah karena kelalaian pengemudi, rem blong, atau faktor lain,” ujar Budi.
Hingga Selasa siang, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung. Polisi juga masih mengidentifikasi identitas seluruh korban dan kendaraan yang terlibat. Kecelakaan sempat memicu kemacetan panjang di jalur nasional Surabaya-Malang sebelum arus lalu lintas kembali berangsur normal usai proses evakuasi selesai.(BS/za)









