Kejahatan Jalanan Surabaya Didominasi Curanmor, Ratusan Pelaku Ditindak

- Publisher

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam 5 bulan, Polrestabes Surabaya mengungkap kasus kejahatan jalanan, 108 tersangka diamankan. (Foto: Humas Polrestabes Surabaya/Ist)

i

Dalam 5 bulan, Polrestabes Surabaya mengungkap kasus kejahatan jalanan, 108 tersangka diamankan. (Foto: Humas Polrestabes Surabaya/Ist)

Bicarasurabaya.com – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi kejahatan jalanan yang paling dominan di Surabaya. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Polrestabes Surabaya mengungkap 163 kasus kejahatan jalanan dan tindak pidana 3C (curas, curat, dan curanmor) dengan total 192 orang diamankan.

Dari seluruh kasus yang terungkap, curanmor mendominasi dengan 97 kasus dan 108 pelaku yang berhasil ditangkap. Sementara itu, polisi juga mengungkap 15 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan satu kasus pencurian dengan pemberatan (curat).

Baca Juga:  Gudang Sparepart Motor Terbakar, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan selain kasus 3C, pihaknya juga menangani berbagai tindak kriminal lain yang meresahkan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain curanmor, kami mengungkap 37 kasus gangster dan premanisme, sembilan kasus kepemilikan senjata tajam, dua kasus bahan peledak, serta dua kasus pembunuhan,” kata Luthfie, Jumat (5/6/2026).

Dalam menjalankan aksinya, pelaku curanmor umumnya menggunakan kunci modifikasi atau kunci letter T untuk merusak rumah kunci kendaraan. Polisi juga menemukan banyak kasus terjadi akibat kendaraan diparkir tanpa pengamanan tambahan atau berada di lokasi yang minim pengawasan.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 1.000 Jadi Rp 2.627.000 per Gram

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita 21 unit sepeda motor sebagai barang bukti. Selain itu, 56 kendaraan lainnya saat ini masih diamankan untuk proses hukum dan identifikasi sebelum dikembalikan kepada pemilik yang sah.

Tingginya angka curanmor dalam lima bulan terakhir menunjukkan kejahatan pencurian kendaraan masih menjadi ancaman serius di Surabaya. Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci pengaman tambahan serta memarkir kendaraan di lokasi yang aman dan mudah diawasi.

Baca Juga:  Api Bergerak ke Savana Cikasur, Pendakian Gunung Argopuro Ditutup

Pengungkapan ratusan kasus tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan angka kejahatan jalanan yang masih menjadi perhatian di Kota Surabaya.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB