Cegah Jeratan Judol dan Pinjol, Guru Madrasah Didorong Perkuat Literasi Keuangan Digital

- Publisher

Senin, 18 Mei 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai pelatihan literasi keuangan digital/dok.bicarasurabaya.com

i

Foto bersama usai pelatihan literasi keuangan digital/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com – Upaya pencegahan judi online dan pinjaman online ilegal terus diperkuat melalui lingkungan pendidikan. Kali ini, sosialisasi anti judi online dilakukan kepada para guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sampang sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar oleh Noer Aida Triandini, dosen Ekonomi Pembangunan UPN “Veteran” Jawa Timur, bekerja sama dengan Latifatul Mamnunah, dosen Teknik Sipil Universitas Madura. Sosialisasi ini menyasar kalangan guru karena profesi pendidik dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran literasi keuangan digital di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para guru mendapatkan edukasi mengenai bahaya judi online, risiko pinjaman online ilegal, serta dampaknya terhadap kondisi ekonomi keluarga, kesehatan mental, dan profesionalitas kerja. Materi juga menyoroti berbagai modus yang kerap digunakan pelaku, mulai dari tawaran bonus cepat, gim berhadiah, tautan mencurigakan, hingga iklan pinjaman instan yang tidak jelas legalitasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Noer Aida Triandini mengatakan, perkembangan teknologi digital membawa kemudahan, tetapi juga menghadirkan risiko baru. Menurutnya, guru perlu memiliki kemampuan mengenali jebakan digital agar tidak mudah terpengaruh oleh tawaran yang merugikan.

“Judi online dan pinjaman online ilegal sering kali masuk melalui ruang-ruang digital yang terlihat biasa. Karena itu, guru perlu memahami ciri-cirinya, dampaknya, serta cara menghindarinya. Literasi keuangan digital menjadi benteng penting agar tidak terjebak pada keputusan finansial yang merugikan,” ujar Noer Aida.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Terlebih, sektor pendidikan termasuk salah satu lingkungan yang perlu mendapat perhatian karena guru bukan hanya pekerja profesional, tetapi juga figur teladan bagi peserta didik.

Sementara itu, Latifatul Mamnunah menekankan bahwa pencegahan judol dan pinjol ilegal tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara lembaga pendidikan, keluarga, masyarakat, dan perguruan tinggi untuk membangun kesadaran bersama.

“Guru memiliki posisi penting karena berinteraksi langsung dengan siswa dan wali murid. Ketika guru memiliki pemahaman yang baik, maka edukasi tentang bahaya judol dan pinjol ilegal dapat diteruskan kepada lingkungan yang lebih luas,” katanya.

Sosialisasi berlangsung interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berdiskusi mengenai pengalaman sehari-hari dalam menggunakan layanan digital. Beberapa isu yang dibahas antara lain keamanan data pribadi, cara mengecek legalitas layanan pinjaman online, serta pentingnya menghindari gaya hidup konsumtif yang dapat mendorong seseorang mencari pinjaman cepat.

Melalui kegiatan ini, para guru MIN Sampang diharapkan mampu menjadi agen literasi digital di lingkungan madrasah. Edukasi mengenai bahaya judi online dan pinjaman online ilegal dinilai penting untuk terus dilakukan agar masyarakat semakin waspada terhadap praktik digital yang berpotensi merugikan.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini sekaligus memperkuat peran kampus dalam memberikan solusi atas persoalan sosial-ekonomi masyarakat. Dengan pendekatan edukatif, pencegahan judol dan pinjol ilegal diharapkan tidak hanya berhenti pada aspek larangan, tetapi juga tumbuh sebagai kesadaran kolektif untuk membangun perilaku digital yang lebih aman, sehat, dan bertanggung jawab. (Penulis : Noer Aida Triandini)

 

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 2.000 Jadi Rp 2,574 Juta per Gram
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 5.000 Jadi Rp 2,576 Juta
Harga BBM Pertamina Oktober 2026 Tak Naik, Ini Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Naik Rp15 Ribu Jadi Rp2,595 Juta per Gram
Harga Emas Antam Turun Rp16 Ribu, Kini Rp2,597 Juta per Gram
Harga Emas Antam Naik Rp 23 Ribu, Kini Rp 2,613 Juta per Gram

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Maraton ISOPLUS Putar Rp74,78 Miliar, Tapi Banjir Protes Penutupan Jalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 2.000 Jadi Rp 2,574 Juta per Gram

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 5.000 Jadi Rp 2,576 Juta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Harga BBM Pertamina Oktober 2026 Tak Naik, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB