Sindikat Penipuan Online WNA Dibekuk di Surabaya, Puluhan Ponsel Disita

- Publisher

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Kombes Pol Luthfie S menunjukkan poster yang digunakan sebagai backgriund pelaku untuk melakukan penipuan dengan mengaku sebagai polisi luar negeri. (Foto: tangkapan layar @luthfir.daily)

i

Kapolrestabes Kombes Pol Luthfie S menunjukkan poster yang digunakan sebagai backgriund pelaku untuk melakukan penipuan dengan mengaku sebagai polisi luar negeri. (Foto: tangkapan layar @luthfir.daily)

Bicarasurabaya.com – Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar praktik penipuan daring atau scamming internasional yang melibatkan warga negara asing (WNA) asal China dan Jepang. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah tersangka beserta barang bukti elektronik yang digunakan untuk menjalankan aksi penipuan.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sebuah apartemen di kawasan Surabaya Barat. Dari hasil penyelidikan, lokasi tersebut diduga digunakan sebagai pusat operasi penipuan online dengan target korban warga negara asing.

Baca Juga:  Kebakaran Bromo Capai 742 Hektare, Water Bombing Terus Dikebut

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menjelaskan, para pelaku menjalankan aksinya dengan modus menawarkan investasi dan perdagangan aset digital melalui media sosial serta aplikasi percakapan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi pelaku ini seolah olah merupakan anggota polisi dan melakukan penipuan, tapi lengkapnya nanti. Kita dalami dulu,” katanya singkat saat dikonfirmasi, Jumat (8/6/2026)

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan delapan orang WNA yang terdiri dari lima warga negara China dan tiga warga negara Jepang. Mereka diduga memiliki peran berbeda, mulai dari operator komunikasi, pengelola rekening, hingga pengawas jaringan.

Baca Juga:  Surabaya Pastikan Layanan Publik Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Selain mengamankan tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti puluhan handphone, laptop, paspor, belasan kartu perdana.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sindikat tersebut diketahui telah beroperasi selama beberapa bulan dengan nilai transaksi mencapai ratusan juta rupiah.

Polisi juga mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terhubung dengan sindikat internasional di beberapa kota besar Indonesia.

“Kami masih melakukan pengembangan terkait aliran dana dan kemungkinan adanya pelaku lain,” imbuh Luthfie.

Baca Juga:  MAKI Aksi di Kejati Jatim, Dorong Pengungkapan Mega Korupsi Rp530 Miliar di 2026

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui lokasi penggrebekan serta jumlah tersangka maupun jumlah pasti barang bukti yang diamankan petugas. (BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB