Eri Soroti Kampung Banjarsugihan, Dari Lahan Sampah Jadi Wisata

- Publisher

Senin, 4 Mei 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Diskominfo Surabaya

i

Foto: dok Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pembangunan kota tak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga kekuatan karakter dan gotong royong warga. Hal itu disampaikan saat berdialog dengan warga dalam program Kampung Pancasila di Kelurahan Banjarsugihan, Minggu (3/5/2026) malam.

Eri menilai kekompakan warga RW 05 menjadi bukti bahwa nilai Pancasila bisa dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mematahkan anggapan kota besar identik dengan individualisme.

“Kota ini dibangun bukan hanya dari paving atau banjir selesai, tapi bagaimana gotong royong itu hidup. Di sini Pancasila tidak hanya diucapkan, tapi dijalankan,” ujar Eri.

Salah satu capaian yang disorot adalah perubahan lahan bekas tempat sampah menjadi kawasan wisata bernuansa Jepang yang kini mulai ramai dikunjungi. Warga juga berencana mengembangkan pengolahan sampah organik menjadi pelet pakan ternak.

Menanggapi itu, Eri memastikan dukungan penuh dari pemerintah kota agar kampung tersebut semakin mandiri secara ekonomi.

“Pemerintah akan support agar kampung ini bisa mandiri,” katanya.

Eri juga memberi perhatian khusus pada peran generasi muda. Ia mendorong pemuda memanfaatkan dana operasional untuk usaha produktif, termasuk menjadi pemasok kebutuhan pokok di lingkungan sendiri.

Baca Juga:  Parkir Digital Surabaya Diuji di 717 Titik, Warga Diminta Beradaptasi

“Saya ingin anak muda jadi distributor di kampungnya. Kalau warga belanja ke tetangga sendiri, ekonomi berputar di dalam,” ujarnya.

Untuk mendukung sektor wisata, Pemkot Surabaya juga berencana memberikan pelatihan kuliner bagi pemuda, seperti pembuatan ramen, dimsum, hingga sushi guna memperkuat konsep kampung tematik.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna RW 05 Nawwar Rafiandi Putra menyambut dukungan tersebut. Ia menyebut pemuda setempat siap mengembangkan usaha, mulai dari pertanian melon premium hingga peternakan ayam petelur.

Baca Juga:  Juanda Buka Operasional 24 Jam, Siap Tampung Penerbangan Imbas Abu Krakatau

“Kami ingin membuktikan anak muda bisa bertani dan berwirausaha dengan serius,” kata Nawwar.

Ia berharap pendampingan dan dukungan dari pemerintah dapat membuat program tersebut berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi nyata bagi warga.

Di akhir kunjungan, Eri meminta keberhasilan Kampung Pancasila Banjarsugihan bisa menjadi contoh bagi ratusan kampung lain di Surabaya.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB