Dibantu UPN Veteran Jatim, Warga Pacarkeling Budidaya Lele dengan Galon Bekas

- Publisher

Senin, 23 Maret 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan mahasiswa menyerahkan galon bekas yang sudah dimodifikasi untuk budidaya lele/dok.bicarasurabaya.com

i

Perwakilan mahasiswa menyerahkan galon bekas yang sudah dimodifikasi untuk budidaya lele/dok.bicarasurabaya.com

Bicarasurabaya.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menghadirkan inovasi pemberdayaan masyarakat di RW 2, Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Melalui program ini, warga didorong mengembangkan budidaya lele menggunakan galon bekas serta difasilitasi dengan pembuatan display box informasi lingkungan yang dilengkapi lampu penerangan.

Program budidaya lele menjadi perhatian karena mengusung konsep urban farming yang ramah lingkungan di kawasan padat penduduk. Mahasiswa memperkenalkan teknik sederhana kepada warga, mulai dari pemilihan benih, pengelolaan kualitas air, hingga pola pemberian pakan yang efektif.

Tak berhenti pada edukasi, mahasiswa juga menyerahkan perangkat budidaya siap pakai agar masyarakat dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Inisiatif ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru dengan memanfaatkan limbah plastik menjadi media produksi yang bernilai guna.

“Kami ingin menghadirkan solusi yang praktis, mudah diterapkan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Budidaya lele dengan galon bekas ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi menambah pendapatan keluarga,” ujar Rifqi, Ketua KKN Kelompok 1 UPN Veteran Jatim, Sabtu (1/11/2025).

Selain itu, mahasiswa juga membangun display box informasi warga di lingkungan RW 2. Fasilitas ini difungsikan sebagai pusat penyampaian informasi lingkungan yang tetap dapat diakses pada malam hari berkat tambahan penerangan.

Baca Juga:  Kurangi Sampah, KKN UPN Veteran Jatim Manfaatkan Tong Bekas untuk Irigasi Tetes

Perwakilan warga RW 2 Pacarkeling menyambut positif program tersebut. “Kami sangat terbantu dengan adanya display box ini. Informasi kegiatan warga jadi lebih tertata dan mudah diakses,” ujarnya.

Dosen pembimbing lapangan, Mohammad Syarrafah, menegaskan bahwa program ini dirancang sejak tahap awal dengan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat. Ia turut mendampingi mahasiswa mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

“Kami memastikan setiap program KKN tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar aplikatif dan berkelanjutan. Pendampingan dilakukan sejak identifikasi masalah, perancangan solusi, hingga implementasi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Limbah MBG Disulap Jadi Berkah, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Edukasi Santri Bikin Kompos dan Eco Enzyme

Ia menambahkan, integrasi antara inovasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut. “Pendekatan seperti ini penting agar masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri,” imbuhnya.

Melalui dua program ini, mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim menunjukkan peran aktif dalam menghadirkan solusi inovatif di tengah masyarakat perkotaan. Selain meningkatkan kesadaran lingkungan, program tersebut juga memperkuat nilai gotong royong dan kemandirian ekonomi warga. (Penulis: Mohammad Syarrafah)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB