Latih Ketajaman Pisau, RPH Surabaya Siapkan Kurban Lebih Humanis

- Publisher

Senin, 27 April 2026 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Menjelang Iduladha 2026, isu sederhana tapi krusial kembali mengemuka: ketajaman pisau sembelih. Di tangan yang tidak terlatih, pisau tumpul bukan hanya soal teknis, tapi juga menyangkut etika dan syariat.

Menjawab hal itu, RPH Surabaya kembali menggelar program “Madrasah Asah”, pelatihan khusus yang membekali masyarakat dengan standar mengasah pisau kurban yang benar.

Program ini merupakan kolaborasi dengan Juru Sembelih Halal (Juleha) Jawa Timur Kota Surabaya, menyasar takmir masjid hingga panitia kurban yang selama ini terlibat langsung dalam proses penyembelihan.

Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A Isnugroho, menegaskan pelatihan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya memperbaiki praktik di lapangan yang masih kerap diabaikan.

“Ketajaman pisau itu krusial. Ini bukan hanya teknis, tapi bagian dari tuntunan syariat agar hewan tidak tersiksa,” ujarnya yang dikutip dari laman resmi rphsurabaya.co.id, Aenin (27/4/2026).

Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga praktik langsung. Materi mencakup fiqih asah bilah, pengenalan jenis pisau, hingga teknik pengasahan yang tepat.

Baca Juga:  Limbah Kopi Jadi Peluang Usaha Baru bagi Petani Sumberdem

Yang membedakan, hasil asahan peserta akan diuji menggunakan teknologi modern seperti mikroskop otomatis dan alat uji ketajaman digital. Pendekatan ini memastikan standar ketajaman tidak lagi bersifat subjektif.

“Selama ini banyak yang mengira pisau sudah tajam, padahal belum memenuhi standar,” kata Fajar.

Madrasah Asah akan digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026 di RPH Surabaya, Jalan Pegirian No. 256, mulai pukul 09.00 WIB. Kuota dibatasi hanya 25 peserta untuk menjaga efektivitas pelatihan.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut Suramadu, Polisi Duga Bus Tabrak Kendaraan di Depan

Dengan kontribusi Rp150 ribu, peserta akan mendapatkan materi, praktik, makan siang, hingga piagam. Kegiatan ini juga akan diramaikan bazar peralatan sembelih.

RPH Surabaya berharap pelatihan ini bisa meningkatkan kualitas pelaksanaan kurban di masyarakat, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga kesadaran menjalankan syariat secara benar.

“Harapannya, kurban tidak hanya sah, tapi juga dilakukan dengan cara yang lebih baik dan profesional,” pungkas Fajar. (BS/za) 

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB