Bicarasurabaya.com – Kebutuhan hunian terjangkau bagi generasi muda di Surabaya kian mendesak. Di tengah harga properti yang terus naik dan keterbatasan lahan, konsep rumah susun sederhana milik (rusunami) mulai didorong sebagai solusi.
Program ini diposisikan bukan sekadar proyek perumahan, melainkan upaya membuka akses kepemilikan hunian bagi anak muda yang selama ini kesulitan memiliki tempat tinggal di kota sendiri.
Pengajar Psikologi Komunikasi dan Transaksional Analisis, M. Isa Ansori, menilai generasi muda saat ini kerap hanya menjadikan kota sebagai tempat bekerja, bukan tempat hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Banyak yang berkontribusi pada ekonomi kota, tapi masih kesulitan mengakses hunian layak,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Kondisi ini juga terjadi di kota-kota besar lain. Kebutuhan hunian terus meningkat, sementara pasangan muda berada pada fase awal membangun kemandirian, sehingga akses tempat tinggal menjadi faktor penting bagi stabilitas sosial dan ekonomi.
Dalam konteks itu, rusunami dinilai sebagai langkah strategis. Selain menawarkan harga lebih terjangkau melalui konsep hunian vertikal, program ini juga membuka peluang kepemilikan di tengah keterbatasan lahan.
Isa menyebut, skema ini bisa menjadi bagian dari siklus pembangunan sosial. Hunian sewa untuk masyarakat berpenghasilan rendah, akses pendidikan, hingga kepemilikan rusunami saat kondisi ekonomi membaik.
“Ini bukan sekadar membangun rumah, tapi membangun keberlanjutan hidup,” katanya.
Di sisi lain, efektivitas program sangat bergantung pada perencanaan. Faktor lokasi, konektivitas, serta ketepatan sasaran menjadi kunci agar hunian benar-benar terjangkau dan diminati.
Jika dijalankan konsisten, rusunami berpotensi menjadi salah satu instrumen penting dalam menekan kesenjangan akses hunian di perkotaan.
Pada akhirnya, ukuran kota yang berkembang tak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kemampuannya menyediakan ruang hidup yang layak bagi warganya. Rusunami untuk generasi muda menjadi salah satu pijakan menuju arah tersebut.(BS/za)









