Bicarasurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi merotasi 78 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, Kamis (2/4/2026). Rotasi ini dibarengi peringatan tegas: pejabat yang tidak mencapai target kinerja siap dievaluasi hingga dicopot dari jabatannya.
Langkah ini menjadi bagian dari percepatan kinerja birokrasi, setelah sebelumnya rotasi juga dilakukan pada awal 2026.
Eri menegaskan, ukuran kerja ASN kini bukan lagi kehadiran di kantor, melainkan hasil nyata di masyarakat. “Bukan loyalitas ke wali kota, tapi ke masyarakat Surabaya,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia bahkan memberi tenggat waktu singkat untuk sejumlah program prioritas, seperti parkir non-tunai, pembenahan tempat penampungan sementara (TPS), hingga integrasi satu data warga.
“Satu minggu harus selesai. Kalau tidak, akan kami evaluasi,” tegasnya.
Tak hanya itu, evaluasi kinerja akan dilakukan setiap bulan. Jika dalam tiga bulan pejabat tidak mampu mencapai target, jabatan bisa langsung diganti.
Eri juga menegaskan tidak akan terburu-buru mengisi jabatan kosong secara definitif. Sejumlah posisi strategis masih diisi pelaksana tugas (Plt), sambil menunggu proses lelang jabatan.
“Lebih baik Plt dulu, kami lihat hasil kerjanya. Baru nanti dilelang,” katanya.
Jabatan yang masih kosong antara lain Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Disbudporapar, serta dua rumah sakit daerah.
Menurut Eri, rotasi ini bukan sekadar penyegaran, tetapi upaya memastikan setiap pejabat benar-benar bekerja dan memberi dampak langsung ke masyarakat, termasuk menekan kemiskinan dan stunting melalui program berbasis wilayah.
Daftar Pejabat Eselon II yang Dirotasi:
1. Eddy Christijanto sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berganti menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
2. Antiek Sugiharti sebelumnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menjadi Kepala Dinas Sosial
3. Nanik Sukristina sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
4. dr. Billy Daniel Messakh sebelumnya Dirut RSUD dr Soewandhi menjadi Kepala Dinas Kesehatan
5. Drs. Dedik Irianto sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan
6. Maria Theresia Ekawati Rahayu sebelumnya Staf Ahli Walikota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
7. Irvan Wahyudrajad sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
(Total 78 pejabat dilantik, terdiri dari 7 eselon II dan 71 eselon III–IV). (BS/za)











