Bicarasurabaya.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Kamis (26/3/2026) terpantau stagnan. Logam mulia 24 karat itu masih dipatok Rp2.850.000 per gram, tidak berubah dari hari sebelumnya.
Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas ukuran terkecil 0,5 gram berada di Rp1.475.000. Sementara itu, emas 10 gram dijual Rp27.995.000, dan ukuran terbesar 1 kilogram dibanderol Rp2.790.600.000.
Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di kisaran Rp2.850.000 hingga Rp2.943.000 per gram. Adapun dalam sebulan, rentangnya berada di Rp2.850.000 sampai Rp3.135.000 per gram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski harga jual stagnan, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam justru turun Rp17.000 menjadi Rp2.490.000 per gram. Harga buyback merupakan acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emasnya.
Mengacu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi.
Di sisi lain, harga emas di Pegadaian menunjukkan tren berbeda. Produk UBS dan Galeri24 kompak mengalami kenaikan.
Per Kamis pagi, emas UBS naik menjadi Rp2.862.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.852.000. Sementara Galeri24 naik ke Rp2.849.000 per gram, dari Rp2.838.000.
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.
Rincian Harga Emas Antam :
0,5 gram: Rp1.475.000
1 gram: Rp2.850.000
2 gram: Rp5.640.000
5 gram: Rp14.025.000
10 gram: Rp27.995.000
25 gram: Rp69.862.000
50 gram: Rp139.645.000
100 gram: Rp279.212.000
250 gram: Rp697.765.000
500 gram: Rp1.395.320.000
1.000 gram: Rp2.790.600.000
Galeri24
1 gram: Rp2.849.000
10 gram: Rp27.864.000
100 gram: Rp276.781.000
UBS
1 gram: Rp2.862.000
10 gram: Rp27.927.000
100 gram: Rp278.032.000
Penutup (dipertegas)
Pergerakan harga emas hari ini menunjukkan tren yang beragam. Saat Antam cenderung stagnan, produk emas di Pegadaian justru menguat. Kondisi ini memberi sinyal bahwa dinamika harga masih dipengaruhi faktor pasar global dan permintaan domestik.(BS/za)









