Bicarasurabaya.com – Khofifah SalurkanGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial dan pemberdayaan desa senilai Rp 3.016.350.000 di Pendopo Kabupaten Sidoarjo. Bantuan ini digulirkan menjelang Ramadan 1447 Hijriah sebagai penguat bantalan sosial dan ekonomi warga.
Program bertajuk Sapa Bansos ini menjadi penyaluran kedua pada 2026 setelah sebelumnya digelar di Pasuruan. Khofifah menargetkan distribusi bantuan rampung sebelum 1 Maret 2026.
“Ini bagian dari bantalan sosial dan ekonomi masyarakat menjelang Ramadan,” ujar Khofifah dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (19/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari total Rp 3,01 miliar, bantuan yang disalurkan meliputi:
- PKH Plus untuk 533 keluarga senilai Rp 1.066.000.000
- Bantuan Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) untuk 66 penerima Rp 237.600.000
- Bantuan Permakanan LKS Lanjut Usia untuk 10 penerima Rp 45.750.000
Pemprov Jatim juga menguatkan sektor ekonomi produktif melalui program KIP Putri Jawara dan KIP PPKS Jawara. Total Rp 327.000.000 diberikan kepada 109 penerima, terutama perempuan kepala keluarga dan kelompok rentan agar mampu mandiri secara ekonomi.
Selain itu, zakat produktif juga disalurkan bagi pelaku usaha ultra mikro sebagai tambahan modal.
Sebanyak 77 pilar sosial menerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) dan tali asih. Mereka terdiri atas pendamping PKH Plus, Taruna Siaga Bencana (Tagana), pendamping disabilitas, hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Khofifah meminta pilar sosial melakukan verifikasi lapangan untuk mencegah kesalahan data penerima bantuan.
“Tolong lakukan ground check agar tidak ada yang seharusnya menerima tapi terlewat, atau sebaliknya,” tegasnya.
Di sektor desa, melalui Dinas PMD Jatim, disalurkan:
- Bantuan BUMDes Rp 500.000.000 untuk lima desa
- Bantuan Desa Berdaya Rp 200.000.000 untuk dua desa
- Program Jatim Puspa Rp 332.400.000 untuk tiga desa di Sidoarjo
Bupati Sidoarjo Subandi menyebut bantuan tersebut menjadi instrumen penting menekan kemiskinan. Pemkab Sidoarjo, kata dia, juga menyiapkan program tambahan seperti bantuan kursi roda dan bedah rumah bagi warga desil 1–5.
Penyaluran bansos yang bertepatan dengan awal Ramadan ini diharapkan tak hanya menjaga daya beli warga, tetapi juga memberi ketenangan dalam menjalankan ibadah. (BS/za)









