Puting Beliung Terjang Sumenep, Enam Warga Luka dan 27 Rumah Rusak

- Publisher

Senin, 2 Februari 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

i

Foto: Istimewa

Bicarasurabaya.com – Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang dua wilayah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (1/2/2026) siang. Bencana ini menyebabkan enam warga luka-luka dan puluhan rumah mengalami kerusakan.

Peristiwa terjadi di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, serta Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto. Tim tanggap bencana bersama BPBD Sumenep langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat.

Namun hingga malam hari, proses pendataan sempat terkendala hujan yang masih turun dan kondisi gelap akibat listrik padam. Padamnya aliran listrik dipicu banyaknya pohon tumbang yang merusak jaringan distribusi.

BPBD Sumenep mencatat 27 rumah terdampak berdasarkan data sementara.

“Data sementara kurang lebih ada 27 rumah yang terdampak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Ahmad Laili, Senin (2/2/2026).

Kerusakan terparah terjadi di Dusun Muncar RT 001/RW 001 Desa Pakandangan Tengah. Dua rumah milik warga bernama Matsuri dan Abdur Rahman dilaporkan rusak berat setelah tertimpa pohon besar yang tumbang akibat terpaan angin kencang.

Baca Juga:  Kawah Ijen Ditutup, Api Karhutla Capai Pondok Bunder

Saat kejadian, sejumlah warga masih berada di dalam rumah. Akibatnya, enam orang mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.

“Warga masih berada di dalam rumah saat pohon tumbang. Enam orang terluka dan langsung dievakuasi ke rumah sakit,” ujar Kepala Desa Pakandangan Barat, Ali Maki.

Enam korban luka tersebut masing-masing bernama Abdur Rahman, Hadiyah, Matsuri, Tinyati, Intan, dan Suminah. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bluto dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

Baca Juga:  UMKM Mojokerto Tembus Ekspor Molase ke Australia, Nilai Awal Rp166 Juta

BPBD Sumenep memastikan pendataan lanjutan akan dilanjutkan hari ini di wilayah terdampak. Pemerintah daerah juga berencana menyalurkan bantuan darurat serta meninjau langsung kondisi rumah warga yang rusak.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB