Relokasi RPH Pegirian Diprotes, Pedagang Daging dan Jagal Sapi Datangi DPRD Surabaya

- Publisher

Senin, 12 Januari 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Ratusan pedagang daging sapi menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Surabaya, Senin (12/1/2026). Mereka menolak rencana Pemerintah Kota Surabaya merelokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke kawasan Tambak Oso Wilangun.

Foto: Istimewa

Massa membawa poster penolakan dan seekor sapi sebagai simbol protes. Para pedagang menilai relokasi tersebut tidak realistis dan berpotensi mematikan mata pencaharian mereka yang selama ini bergantung pada aktivitas RPH Pegirian.

Baca Juga:  Berkat Inovasi Pengelolaan Limbah Popok, Surabaya Masuk Top 50 Bloomberg Mayors Challenge 2025

Seorang pedagang, Baihaqi, menyebut rencana pemindahan RPH justru menambah beban pelaku usaha kecil. “Penutupan RPH Pegirian tanpa solusi konkret akan berdampak langsung pada keberlangsungan usaha pedagang daging,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pedagang juga mengaku kecewa karena merasa tidak dilibatkan dalam proses perencanaan relokasi. “Sejumlah usulan yang pernah disampaikan tidak pernah ditindaklanjuti oleh Pemkot Surabaya,” ungkapnya dengan nada kesal.

Kekecewaan itu, lanjut Baihaqi, memuncak setelah rapat dengar pendapat bersama DPRD Surabaya yang turut dihadiri perwakilan Pemkot tidak menghasilkan kesepakatan. Kondisi tersebut mendorong pedagang turun langsung ke jalan menyuarakan penolakan.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Pastikan Pelaksanaan TKA di Jawa Timur Berjalan Lancar dan Terukur

Sekitar pukul 13.25 WIB, perwakilan massa diterima pimpinan DPRD Surabaya untuk melakukan musyawarah. Sementara itu, sebagian peserta aksi tetap bertahan di luar gedung.

Aksi unjuk rasa sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di Jalan Yos Sudarso hingga kawasan Jalan Tunjungan. Ratusan sepeda motor peserta aksi dan sebuah mobil komando memakan sebagian badan jalan.

Hingga siang hari, aksi berlangsung kondusif dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian yang berjaga di sekitar Kantor DPRD Surabaya.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB