Khofifah Minta Pemda Jatim Ganti Kembang Api dengan Doa

- Publisher

Sabtu, 27 Desember 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau pemerintah kabupaten dan kota di Jatim untuk tidak menggelar pesta kembang api saat malam pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026. Ia mengajak daerah mengisinya dengan doa bersama sebagai bentuk empati dan refleksi nasional.

Imbauan ini disampaikan Khofifah sebagai wujud solidaritas atas bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, terutama di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, yang menimbulkan korban jiwa dan dampak sosial luas.

Baca Juga:  Surabaya Siapkan Parade Juang hingga Super Sale untuk Dongkrak Wisata Akhir Tahun

“Pergantian tahun sepatutnya kita maknai dengan keprihatinan dan doa bersama. Saudara-saudara kita di beberapa daerah sedang berduka akibat bencana,” ujar Khofifah, Sabtu (27/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Khofifah, doa bersama bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kebersamaan dan penguatan nilai kemanusiaan di tengah situasi sulit yang dihadapi bangsa.

Selain faktor kemanusiaan, Khofifah juga menyoroti potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam pada akhir dan awal tahun.

Baca Juga:  24 Pelamar Berebut Kursi Direksi KBS, Seleksi Utamakan Konservasi

Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan di Jawa Timur diperkirakan meningkat signifikan, dengan puncak pada Januari 2026 mencapai 58 persen, setelah Desember 2025 sebesar 20 persen dan Februari 2026 sekitar 22 persen.

“Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, pergantian tahun lebih tepat diisi dengan doa dan refleksi,” katanya.

Khofifah berharap imbauan ini direspons oleh seluruh pemerintah daerah serta melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat agar doa bersama dapat dilaksanakan secara khidmat di masing-masing wilayah.

Baca Juga:  Puting Beliung Hantam Madiun, Angin Kencang Juga Terjang Jember

Ia mengajak masyarakat Jawa Timur menyambut Tahun Baru 2026 dengan kepedulian dan harapan bersama.

“Semoga bangsa Indonesia dilindungi, dijauhkan dari bencana, dan diberi kekuatan untuk bangkit,” pungkasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB